Tender Pembangunan Gedung Rawat Inap RSUD Randublatung Blora Senilai Rp5,06 Miliar Diikuti 69 Peserta

Reporter : Redaksi
Masterplan RSUD Randublatung. (Istimewa)

Blora, MEMANGGIL.CO - Pemerintah Kabupaten Blora melalui Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) membuka tender pembangunan Gedung Rawat Inap RSUD Samin Surosentiko Randublatung dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp5.060.000.000. Hingga tahap evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga, tender tersebut diikuti oleh 69 perusahaan konstruksi.

Berdasarkan informasi yang tercantum pada Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), paket pekerjaan tersebut memiliki Kode Tender 10153827000 dengan nama paket Belanja Modal Bangunan Kesehatan Gedung Rawat Inap (Fisik) RSUD Samin Surosentiko Randublatung. Pekerjaan dibiayai melalui APBD Tahun Anggaran 2026.

Baca juga: DPRD Blora Gelar Paripurna Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025 hingga Perubahan Propemperda 2026

Tender mulai diumumkan pada 14 Juli 2026 dengan metode pascakualifikasi satu file sistem gugur. Nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) ditetapkan sebesar Rp5.008.376.000, sementara pagu anggaran mencapai Rp5,06 miliar.

Dalam dokumen uraian singkat pekerjaan dijelaskan, pembangunan tersebut berupa gedung rawat inap satu lantai dengan luas bangunan sekitar 637 meter persegi dan kapasitas 20 tempat tidur (bed) pasien. Bangunan dirancang mengacu pada ketentuan dan standar bangunan gedung kesehatan yang berlaku.

Lingkup pekerjaan meliputi sejumlah item utama, yakni pekerjaan persiapan dan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), pekerjaan struktur, pekerjaan finishing, pekerjaan mekanikal elektrikal, pekerjaan plumbing, serta pekerjaan elektrikal nonstandar.

Lokasi pembangunan berada di kawasan RSUD Samin Surosentiko Randublatung, Kabupaten Blora. Berdasarkan dokumen tender, proyek ditargetkan selesai dalam waktu 120 hari kalender sejak kontrak pekerjaan dimulai.

Persyaratan tender mengharuskan peserta memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang sesuai untuk pekerjaan konstruksi gedung kesehatan, status wajib pajak yang valid, serta pengalaman pekerjaan konstruksi sesuai ketentuan pengadaan pemerintah.

Baca juga: Ada Tender Proyek Jalan di Blora Berakhir dengan Satu Pesaing, Tiga Penawar Gugur Saat Klarifikasi

Dari daftar peserta yang mengikuti tender, sebanyak 69 perusahaan tercatat mendaftar. Pada tahap pembukaan penawaran, sebagian peserta telah memasukkan dokumen harga, sementara lainnya masih menunggu hasil evaluasi administrasi dan teknis.

Berdasarkan pantauan Senin (27/7/2026) pada data yang ditampilkan dalam SPSE, penawaran terendah sementara berasal dari PT Konstiti Bangun Mandiri sebesar Rp4.070.609.388,55. Posisi berikutnya ditempati CV Wiratama Gemilang dengan penawaran Rp4.210.495.812,09, disusul CV Sumber Ekonomi sebesar Rp4.212.954.039,90.

Selanjutnya terdapat CV Gondo Karya Pratama dengan penawaran Rp4.238.675.092,21, CV Gama Citra Mandiri sebesar Rp4.360.000.000, CV Global Sakti Utama sebesar Rp4.392.779.571,20, CV Kurnia Jaya sebesar Rp4.500.000.000, PT Husada Karya Teknik sebesar Rp4.597.013.684,81, CV Boulevard Anugerah Imerta sebesar Rp4.607.708.428,14, Cytiga Jaya sebesar Rp4.632.745.000, CV Cengkir Gading sebesar Rp4.850.000.000, serta CV Nikmah Tijaya sebesar Rp4.947.000.000.

Baca juga: Hanya 2 Perusahaan Ajukan Penawaran, CV Galuh Cipta Gemilang Menangi Tender Peningkatan Jalan Soko–Batas Rembang

Pemenang tender belum ditetapkan karena proses masih berada pada tahapan evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga. Penetapan penyedia akan dilakukan setelah seluruh tahapan evaluasi selesai sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Pembangunan gedung rawat inap ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas layanan RSUD Samin Surosentiko Randublatung, khususnya dalam memenuhi kebutuhan ruang perawatan pasien di wilayah selatan Kabupaten Blora.

Dengan tambahan gedung berkapasitas 20 tempat tidur, fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah tersebut diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat. 

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru