Surabaya, MEMANGGIL.CO — Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional.
Melalui pendekatan Strategi Komunikasi Publik Berbasis Dampak, Unesa berhasil meraih penghargaan Top-3 Media Relations Awards (MRA) 2026 untuk kategori Press Release Terbaik yang diselenggarakan oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS) Indonesia.
Penghargaan bertajuk “Pers Bermartabat, Informasi Berdaulat” tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum SPS, Januar Primadi Ruswita, kepada Wakil Rektor IV Unesa, Dwi Cahyo Kartiko, yang didampingi Direktur Humas, Informasi Publik, dan Protokoler Unesa, Vinda Maya Setianingrum, di Hall Dewan Pers, Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.
Kompetisi tahunan dalam rangka HUT ke-80 SPS ini diikuti ratusan peserta dari berbagai instansi pemerintah, perusahaan swasta, BUMN, hingga perguruan tinggi terkemuka di seluruh Indonesia.
Wakil Rektor IV Unesa, Dwi Cahyo Kartiko, mengungkapkan, capaian ini tidak lepas dari pergeseran paradigma komunikasi publik di lingkungan Unesa.
Kampus kini berfokus mengelola siaran pers yang berorientasi pada kebutuhan publik dan manfaat nyata, bukan sekadar mempublikasikan kegiatan seremonial kampus.
"Melalui model komunikasi publik berbasis dampak, kami berupaya mengelola narasi kampus menjadi informasi praktis yang relevan bagi mitra dan publik. Pusat ceritanya bergeser dari sekadar penjelasan kegiatan ke penekanan manfaat informasi yang dirasakan masyarakat," kata Dwi Cahyo Kartiko usai menerima penghargaan.
Dwi menambahkan, kemenangan ini terasa sangat bermakna karena 2026 merupakan tahun pertama Unesa berpartisipasi dalam MRA SPS.
Kendati berstatus pendatang baru, kampus bertagline Rumah Para Juara ini mampu bersaing ketat dengan ratusan institusi papan atas nasional.
"Capaian ini menjadi pendorong bagi kami untuk terus memperkuat peran dan fungsi kehumasan hingga tingkat fakultas dan program studi, guna menghadirkan komunikasi publik yang profesional, kredibel, dan berdampak," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Humas, Informasi Publik, dan Protokoler Unesa, Vinda Maya Setianingrum, menjelaskan, pengelolaan siaran pers di Unesa dirancang sebagai jembatan untuk membangun ekosistem komunikasi yang sehat dan berkelanjutan.
"Tujuan siaran pers yang kami kelola bukan sebatas mengejar angka publikasi. Angka publikasi media luar hanyalah tujuan antara. Tujuan sesungguhnya adalah penguatan kepercayaan publik, terjalinnya hubungan baik dengan media, terbukanya peluang kolaborasi, serta menghadirkan manfaat," ungkap Vinda.
Proses penilaian MRA 2026 sendiri berlangsung ketat sejak Juni hingga Juli 2026.
Penilaian melibatkan tim juri independen yang terdiri dari para profesional papan atas, yakni Tri Agung Kristanto (Wakil Pemimpin Umum Kompas), Herry Ginanjar (Ketua Indonesia ESG Professional Associations/IEPA), Pung Purwanto (Pimpinan Redaksi SINDOnews), dan Muhammad Zulkifli (Direktur FleishmanHillard Indonesia).
Evaluasi mencakup aspek seleksi administrasi, kualitas siaran pers, strategi media relations, hingga dampak komunikasi yang dihasilkan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum SPS Indonesia, Januar Primadi Ruswita, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemenang yang dinilai mampu menjaga kredibilitas informasi di tengah dinamika media saat ini.
"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak lahirnya praktik komunikasi publik yang semakin berkualitas, inovatif, dan berkelanjutan di setiap instansi maupun lembaga. Selamat kepada para pemenang," pungkas Januar.
Editor : Abdul Rohman