Tuban, MEMANGGIL.CO – Polisi masih menghadapi sejumlah kendala dalam mengungkap kasus dugaan tabrak lari yang menewaskan pengemudi Nissan X-Trail di jalur Pantura Tuban. Minimnya saksi dan penerangan di sekitar lokasi menjadi salah satu hambatan petugas untuk mengidentifikasi kendaraan yang terlibat sekaligus pelaku.
Kecelakaan tersebut terjadi di Dusun Pereng, Desa Purworejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 03.15 WIB.
Baca juga: 154 Mahasiswa Unitomo Jalankan Program Strategis KKN Tematik di Desa Bejijong Mojokerto
Korban diketahui bernama Li'il Zamnur (46), warga Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. Ia mengalami luka serius dalam kecelakaan tersebut dan akhirnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD dr Koesma Tuban.
"Pengemudi mobil meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit," kata Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tuban, IPDA Rizky Dwi Prasetya.
Rizky menjelaskan, kecelakaan bermula ketika korban seorang diri mengemudikan mobil Nissan X-Trail bernomor polisi S 1692 PW dari arah timur menuju barat.
Setibanya di lokasi kejadian, mobil korban bergerak ke jalur kanan. Saat bersamaan, kendaraan lain yang belum diketahui identitasnya melaju searah dari timur ke barat hingga terjadi benturan.
"Mobil korban gerak ke kanan hingga mengalami kecelakaan lalu lintas dengan kendaraan lain yang belum diketahui identitasnya berjalan searah dari timur ke barat," jelasnya.
Akibat kecelakaan tersebut, bagian depan mobil Nissan X-Trail mengalami kerusakan parah. Korban juga masih berada di dalam kabin kendaraan setelah kecelakaan terjadi hingga kemudian dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis.
"Laka lantas ini tabrak depan belakang," tambah Rizky.
Pasca kejadian, anggota Satlantas Polresta Tuban langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi. Polisi juga berupaya mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi kendaraan yang diduga terlibat.
Rizky mengatakan, petugas bahkan melakukan penelusuran rekaman CCTV sepanjang hari. Langkah tersebut dilakukan untuk mencari petunjuk mengenai kendaraan maupun pengemudi yang terlibat dalam kecelakaan maut tersebut.
Namun, upaya pengungkapan perkara masih terkendala kondisi di sekitar lokasi. Selain minim saksi, kawasan TKP berada cukup jauh dari permukiman dan minim penerangan.
"Di TKP persis, kanan kiri tidak ada pemukiman. Ada tukang tambal ban tapi tidak ada CCTV, dan pom bensin gelap," ungkapnya.
Meski menghadapi sejumlah kendala, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tuban menegaskan tim masih terus melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi kendaraan dan pengemudi yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Editor : Abdul Rohman