Jakarta, MEMANGGIL.CO - Kesempatan bagi guru dan tenaga kependidikan untuk mengembangkan karier di luar negeri kembali dibuka. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka seleksi penerimaan Guru dan Tenaga Kependidikan untuk ditempatkan di Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) tahun 2026.
Seleksi tersebut dibuka untuk memenuhi kebutuhan guru dan tenaga kependidikan di sejumlah Sekolah Indonesia yang berada di luar negeri. Pemerintah memberikan kesempatan kepada putra-putri Indonesia yang memenuhi persyaratan dan berminat mengikuti penugasan di SILN.
Dalam pengumuman resmi Nomor 0399/B/B.B1/GT.01.04/2026 disebutkan, formasi yang dibuka mencakup guru berbagai mata pelajaran serta tenaga administrasi sekolah. Penempatan tersebar di sejumlah negara, mulai Malaysia, Arab Saudi, Mesir, Jepang, Filipina, Thailand, Myanmar hingga Singapura.
“Dalam rangka memenuhi kebutuhan Guru dan Tenaga Kependidikan pada Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa yang memenuhi persyaratan dan berminat untuk ditugaskan di SILN,” demikian bunyi pengumuman tersebut.
Bagi calon pelamar, salah satu hal pertama yang perlu dicermati adalah pilihan formasi. Pelamar hanya diperbolehkan memilih satu formasi sesuai kebutuhan yang telah ditetapkan dalam pengumuman.
Untuk Sekolah Indonesia Kuala Lumpur di Malaysia, tersedia lima formasi. Posisi yang dibutuhkan meliputi Guru Bimbingan Konseling, Guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKN), Guru Seni Budaya, Guru Kimia serta Guru Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK).
Sekolah Indonesia Johor Bahru membuka dua formasi, yaitu Guru Kelas dan Guru Bimbingan Konseling. Sementara Sekolah Indonesia Kota Kinabalu memiliki delapan formasi yang terdiri dari Guru Kelas, Guru TIK, Guru Bahasa Indonesia, Guru PKN, Guru Kejuruan Kuliner serta Tenaga Administrasi Sekolah.
Peluang berikutnya berada di Arab Saudi. Sekolah Indonesia Jeddah membuka empat formasi, yakni Guru Kelas, Guru TIK, Guru Pendidikan Khusus dan Kepala Tenaga Administrasi Sekolah.
Sekolah Indonesia Riyadh juga membutuhkan empat tenaga, terdiri atas Guru TIK, Guru Ekonomi, Guru Kimia serta Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Sedangkan Sekolah Indonesia Makkah membuka tiga formasi, yaitu Guru Kelas, Guru Fisika dan Guru IPS.
Untuk formasi di Makkah terdapat ketentuan khusus terkait gender. Pengumuman menyebut Guru Kelas membutuhkan pelamar perempuan, sedangkan Guru Fisika dan Guru IPS membutuhkan pelamar laki-laki karena adanya peraturan pemisahan gender di Makkah.
Formasi juga tersedia di Sekolah Indonesia Cairo, Mesir, Sekolah Indonesia Tokyo, Jepang, Sekolah Indonesia Davao, Filipina, Sekolah Indonesia Bangkok, Thailand, Sekolah Indonesia Yangon, Myanmar dan Sekolah Indonesia Singapura.
Jenis formasi di negara-negara tersebut cukup beragam. Di antaranya Guru Bimbingan Konseling, Ekonomi, Kimia, Matematika, Bahasa Inggris, IPS, PJOK, Bahasa Indonesia, PKN, Sosiologi, TIK dan Guru Kelas.
Untuk dapat mendaftar sebagai guru SILN, pelamar harus memenuhi sejumlah persyaratan umum. Pelamar wajib merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), berstatus Non ASN, serta memiliki Sertifikat Profesi Pendidik yang sesuai dengan formasi yang dilamar dan merupakan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Batas usia juga ditetapkan maksimal 45 tahun saat mendaftar. Selain itu, calon pelamar harus sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, berkelakuan baik serta tidak pernah dihukum berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.
Pelamar yang memiliki pengalaman mengajar juga tidak boleh pernah diberhentikan dengan tidak hormat maupun terkena hukuman disiplin. Bagi mereka yang masih terikat perjanjian atau kontrak kerja dengan instansi atau lembaga pemerintah, diperlukan rekomendasi atau izin dari atasan atau pimpinan.
Kemampuan bahasa menjadi persyaratan penting lainnya. Pelamar guru wajib memiliki kemampuan berbahasa Inggris secara lisan dan tulisan. Mereka juga diharapkan memiliki keterampilan tambahan, seperti olahraga, pramuka, seni budaya, keagamaan, prakarya, TIK atau akuntansi dan keuangan.
Secara khusus, pelamar guru harus memiliki ijazah minimal S-1 sesuai bidang yang dibutuhkan dengan IPK minimal 3,00. Pelamar juga diutamakan menguasai bahasa negara tempat penugasan.
Ada pula persyaratan khusus berdasarkan formasi. Guru di Sekolah Indonesia Jeddah, Riyadh dan Makkah diutamakan memiliki kemampuan bahasa Arab, sedangkan Guru Kelas pada seluruh SILN diutamakan memiliki latar belakang pendidikan PGSD.
Sementara pelamar Guru Matematika di Sekolah Indonesia Davao diutamakan mampu mengajar TIK/KKA. Guru TIK pada seluruh SILN juga diutamakan memiliki kemampuan mengajar KKA. Khusus Guru Kejuruan Kuliner di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, pelamar wajib mempunyai sertifikat kompetensi keahlian minimal setara KKNI level 4 yang linier dengan jabatan yang dilamar.
Untuk tenaga kependidikan atau tenaga administrasi sekolah, pelamar juga harus berstatus WNI dan Non ASN dengan batas usia maksimal 45 tahun. Persyaratan pendidikan minimal S-1 dengan IPK 3,00 serta pengalaman kerja relevan di satuan pendidikan formal minimal tiga tahun terakhir.
Kemampuan TIK, pengelolaan administrasi sekolah, Dapodik dan keuangan juga menjadi bagian persyaratan. Khusus calon Kepala Tenaga Administrasi Sekolah, diperlukan pengalaman sebagai Kepala Tenaga Administrasi Sekolah pada satuan pendidikan formal minimal dua tahun.
Dokumen yang harus dipersiapkan pelamar guru antara lain pas foto, surat lamaran, KTP, akta lahir, ijazah S-1 beserta transkrip nilai, ijazah terakhir dan sertifikat profesi pendidik yang linear dengan jabatan yang dilamar.
Pelamar juga wajib menyiapkan sertifikat TOEFL minimal 450 atau IELTS minimal 5,0 yang masih berlaku. Sertifikat atau penghargaan keterampilan tambahan dan dokumen lain yang dipersyaratkan juga perlu diunggah sesuai ketentuan.
Sementara dokumen untuk tenaga administrasi antara lain pas foto, surat lamaran, KTP, akta lahir, ijazah dan transkrip nilai, bukti pengalaman kerja minimal tiga tahun, sertifikat TOEFL atau IELTS, serta sertifikat keahlian teknis.
Bagi yang berminat, waktu pendaftaran menjadi bagian yang tidak boleh terlewat. Pendaftaran dibuka mulai 14 September hingga 2 Oktober 2026 pukul 23.59 WIB.
Pendaftaran dilakukan secara daring. Pelamar wajib memiliki alamat email aktif dan melakukan registrasi melalui laman yang ditetapkan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, yakni gtk.kemendikdasmen.go.id/gtksilnclc. Setiap pelamar hanya dapat memilih satu formasi.
Setelah pendaftaran, pelamar guru akan menghadapi beberapa tahapan seleksi. Prosesnya mencakup seleksi administrasi, psikotes, simulasi, wawancara dan praktik mengajar.
Pada tahap praktik mengajar, peserta yang lolos diwajibkan menyusun RPP atau modul ajar serta video praktik mengajar dengan durasi 15 menit. Hasil akhir peserta yang dinyatakan lulus akan disampaikan melalui surat resmi Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan.
Untuk tenaga kependidikan, tahapan seleksi terdiri dari seleksi administrasi, psikotes, seleksi substansi, wawancara dan penentuan tahap akhir atau pantukhir.
Berdasarkan rencana jadwal, pengumuman hasil seleksi administrasi dijadwalkan 9 Oktober 2026. Pembekalan psikotes berlangsung 12 Oktober, kemudian psikotes dilaksanakan pada 14-15 Oktober untuk batch pertama dan 19-22 Oktober untuk batch kedua.
Hasil psikotes dijadwalkan diumumkan 27 Oktober 2026. Selanjutnya seleksi simulasi, substansi, wawancara dan praktik mengajar dijadwalkan pada 2-12 November 2026, sedangkan hasilnya diumumkan 20 November 2026.
Ada ketentuan penting yang perlu dipahami sejak awal. Panitia dapat merekomendasikan pelamar guru yang lulus untuk mengisi formasi di negara selain yang dilamar, dan pelamar harus bersedia ditempatkan sesuai rekomendasi tersebut.
Guru yang lulus dan ditugaskan di SILN akan menjalani penugasan pertama selama dua tahun. Masa tersebut dapat diperpanjang berdasarkan evaluasi kinerja tahunan, sementara hak honorarium dan tunjangan profesi guru diberikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Untuk tenaga kependidikan, penugasan pertama juga berlangsung selama dua tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan evaluasi kinerja tahunan. Mereka memperoleh honorarium sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Hal yang juga penting, proses seleksi ini tidak dipungut biaya. Pelamar diminta mengikuti seluruh ketentuan dan aktif memantau informasi melalui portal resmi karena rencana jadwal dapat berubah sesuai penetapan panitia seleksi.
Bagi guru dan tenaga kependidikan yang memenuhi persyaratan, waktu pendaftaran masih tersedia hingga 2 Oktober 2026. Namun, calon pelamar perlu memastikan formasi yang dipilih sesuai kualifikasi dan seluruh dokumen telah disiapkan sebelum melakukan pendaftaran.
Kesempatan menjadi bagian dari Sekolah Indonesia di Luar Negeri ini sekaligus membuka peluang bagi tenaga pendidik Indonesia untuk menjalankan tugas pendidikan di lingkungan internasional. Seleksi yang cukup panjang membuat calon peserta perlu mempersiapkan diri sejak tahap administrasi hingga psikotes, wawancara dan praktik mengajar.
Dengan pendaftaran yang hanya memperbolehkan satu pilihan formasi, ketelitian menjadi kunci sejak awal. Pelamar juga perlu memperhatikan seluruh ketentuan resmi karena panitia menegaskan bahwa jadwal dapat berubah dan informasi terbaru harus dipantau melalui portal resmi.
Editor : Ahmad Adirin