Delapan ABK TBM MT 20 Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bawean

Reporter : Saputra
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit.(Saputra/ Memanggil.co)

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Delapan anak buah kapal (ABK) Tug Boat TBM MT 20 berhasil diselamatkan setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Saat kapal tenggelam, seluruh ABK berhasil menyelamatkan diri dengan naik ke atas tongkang. Mereka kemudian hanyut terbawa arus sebelum akhirnya ditemukan dan dievakuasi oleh kapal niaga yang sedang melintas.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan delapan orang atau Person On Board (POB). Setelah TBM MT 20 tenggelam, seluruh ABK naik ke atas tongkang dan terbawa arus.

"Terkait dengan operasi SAR kecelakaan kapal TBM MT 20 yang mengalami tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Bawean dengan POB delapan orang, yang kemudian saat tenggelam naik ke atas tongkang dan kemudian hanyut," terang Nanang, Selasa (15/9/2026).

Tim SAR mengerahkan KN SAR 249 Permadi untuk pencarian. Kapal tersebut awalnya berada di perairan Gresik untuk membantu operasi KM Virgo Transport 8.

"Bahwa kemarin pada hari Senin tanggal 14 September, setelah dilaksanakan pencarian menggunakan KN SAR Permadi yang saat itu berada di perairan Gresik untuk proses pencarian korban dari kapal Virgo, kemudian kami arahkan untuk melaksanakan pencarian," katanya 

Hasilnya, pada Senin (14/9) sekitar pukul 14.00 WIB, keberadaan delapan ABK berhasil ditemukan dan langsung diselamatkan oleh kapal SPOB BRM 400 yang sedang melintas menuju Semarang.

"Kemudian pada pukul 14.00, berhasil diselamatkan oleh kapal SPOB BRM 400 dengan tujuan menuju ke Semarang," kata Nanang.

Saat itu posisi SPOB BRM 400 berjarak sekitar 16 mil laut dari KN SAR Permadi. Kantor SAR Surabaya langsung melakukan komunikasi untuk memastikan kondisi para korban.

Setelah penyelamatan, SPOB BRM 400 melanjutkan pelayaran ke Semarang sambil membawa delapan ABK TBM MT 20.

Kantor SAR Surabaya telah berkoordinasi dengan Kantor SAR Semarang untuk proses penjemputan di pelabuhan.

"Dan kemudian SPOB BRM 400 tersebut menuju ke Semarang dan kami konfirmasi dengan Kantor SAR Semarang untuk kemudian akan melaksanakan penjemputan di Semarang," ujarnya. 

Kapal diperkirakan tiba di Pelabuhan Semarang, Selasa (15/09/2026) pukul 16.00 WIB. Tim SAR akan melakukan pengecekan dan memastikan seluruh korban adalah ABK TBM MT 20.

"Dan akan sampai di Pelabuhan Semarang perkiraan hari ini tanggal 15 September pukul 16.00, dan nanti akan dikonfirmasi kembali apakah ke-8 orang tersebut memang benar berada di SPOB BRM 400," tutur Nanang.

Dengan ditemukannya kedelapan ABK, operasi SAR TBM MT 20 memasuki tahap evakuasi dan konfirmasi akhir.

Editor : Abdul Rohman

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru