Ditinggal Yasinan, Dapur Rumah Warga Harjowinangun Grobogan Terbakar Diduga Korsleting

Reporter : Dendra
Kebakaran terjadi pada bagian belakang rumah di Desa Harjowinangun, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Rabu (16/9/2026) malam. (Dok. Polres Grobogan)

Grobogan, MEMANGGIL.CO - Suasana malam di Dusun Bulu, Desa Harjowinangun, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, mendadak dikejutkan dengan munculnya api dari bagian belakang sebuah rumah, Rabu (16/9/2026) malam.

Kebakaran terjadi ketika rumah milik Sodik (62) sedang dalam kondisi kosong karena pemiliknya menghadiri kegiatan yasinan.

Api pertama kali diketahui warga setelah terlihat percikan api dari bagian atap belakang rumah. Dalam waktu singkat, kobaran mulai mengenai bagian kerangka atap dapur yang terbuat dari bambu.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung bergerak memberikan pertolongan. Selain berupaya mencegah api semakin membesar, warga juga segera menghubungi Polsek Godong dan petugas pemadam kebakaran.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi. Personel Polsek Godong bersama petugas Damkar langsung melakukan penanganan agar api tidak menjalar ke bangunan utama rumah.

Gerak cepat warga dan petugas membuat kebakaran tidak berlangsung lama. Api berhasil dikendalikan sekitar 15 menit setelah petugas tiba di lokasi.

Kobaran api juga tidak sampai merembet ke bagian rumah lainnya. Meski demikian, bagian dapur dan atap rumah mengalami kerusakan akibat kebakaran tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Tidak seorang pun dilaporkan mengalami luka akibat kebakaran yang terjadi saat pemilik rumah sedang tidak berada di kediamannya.

Kerugian materiil akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. Kerusakan terutama terjadi pada bagian dapur serta struktur atap yang terdampak api.

Kapolsek Godong AKP Muh Suharto mengatakan penanganan cepat menjadi faktor penting dalam mencegah kobaran api meluas.

Menurutnya, koordinasi antara masyarakat, kepolisian dan petugas pemadam kebakaran membuat api dapat segera dikendalikan.

"Dari hasil pemeriksaan, kebakaran tersebut diduga terjadi akibat korsleting listrik," kata Suharto.

Dugaan korsleting tersebut menjadi perhatian karena kebakaran bermula dari bagian belakang rumah.

Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi instalasi listrik, terutama kabel maupun sambungan yang sudah mengalami kerusakan.

Suharto meminta masyarakat melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap jaringan listrik di rumah masing-masing.

Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk mendeteksi potensi gangguan sebelum berkembang menjadi sumber kebakaran.

“Kami mengajak masyarakat tidak mengabaikan kondisi instalasi listrik,” ujarnya.

“Segera melakukan perbaikan apabila ditemukan kerusakan," imbuh Kapolsek Godong. 

Menurutnya, kewaspadaan tidak hanya diperlukan ketika muncul api.

Pemeriksaan terhadap kabel, colokan, sambungan dan instalasi listrik secara rutin dapat menjadi langkah pencegahan untuk mengurangi risiko kebakaran di lingkungan rumah.

“Kewaspadaan sejak dini dapat membantu mencegah terjadinya kebakaran,” pungkasnya.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru