Surabaya, MEMANGGIL.CO - Sebanyak 153 tim dari 82 perguruan tinggi di Indonesia mengikuti PLN Innovation & Competition in Electricity (PLN ICE) 2026 yang digelar di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Kompetisi inovasi kendaraan listrik dan energi ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan hingga menghasilkan kendaraan dan inovasi yang dapat diterapkan.
PLN ICE 2026 diselenggarakan PT PLN (Persero) melalui PLN Puslitbang bersama Departemen Teknik Mesin ITS. Tahun ini menjadi kali kedua ITS menjadi lokasi penyelenggaraan kompetisi tersebut setelah pelaksanaan perdana pada 2025.
Kompetisi PLN ICE 2026 mempertandingkan empat kategori, yakni Startup Competition, Electric Go Kart, Micro EV Car, dan Drag Race EV.
Untuk kategori kendaraan listrik, sebanyak 15 tim mengikuti Electric Go Kart, 10 tim berlaga di Micro EV Car, dan 16 tim berkompetisi dalam Drag Race EV.
Pembukaan PLN ICE 2026 ditandai dengan pemukulan gong oleh General Manager PLN Puslitbang Mochamad Soleh bersama Rektor ITS Prof. Dr. (HC). Ir. Bambang Pramujati, S.T., M.Sc.Eng., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., Minggu (20/9/2026).
Mochamad Soleh mengatakan PLN ICE 2026 tidak hanya menjadi ajang untuk mencari ide dan inovasi terbaik, tetapi juga mendorong agar karya mahasiswa memiliki nilai tambah dan dapat dikembangkan lebih lanjut.
“Melalui PLN ICE 2026, kami tidak hanya mencari ide terbaik, tetapi juga mendorong agar inovasi yang dihasilkan memiliki nilai tambah dan potensi untuk dikembangkan lebih lanjut,” kata Mochamad Soleh, Minggu (20/9/2026).
Menurutnya, PLN ICE menjadi ruang yang mempertemukan talenta muda, akademisi, industri, dan PLN. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pengembangan inovasi di bidang ketenagalistrikan dan kendaraan listrik.
Pada penyelenggaraan tahun ini, terdapat perubahan pada kategori Startup Competition. Peserta kini dapat mengikuti kompetisi sejak tahap ideation atau pengembangan ide. Sebelumnya, kategori tersebut ditujukan bagi startup tahap awal yang telah memiliki produk.
Project Officer PLN ICE 2026 Annasya Nevi Matirta mengatakan, perubahan tersebut memberikan kesempatan lebih luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan bisnis dan teknologi sejak tahap awal.
“Peserta juga akan mendapatkan pendanaan untuk membantu merealisasikan idenya, serta mengikuti bootcamp dan mentoring selama proses pengembangan,” ujar Annasya.
Perubahan format tersebut turut meningkatkan jumlah pendaftar kategori startup. Jumlah pendaftar tercatat meningkat dari 80 peserta pada penyelenggaraan sebelumnya menjadi 165 peserta pada PLN ICE 2026.
Peserta startup selanjutnya mengikuti rangkaian pembinaan yang meliputi bootcamp, monitoring, pitching, hingga pengembangan prototipe. Tahapan tersebut berlangsung sebelum memasuki Final and Demo Day yang dijadwalkan pada November 2026.
Sementara itu, tiga kategori kendaraan listrik menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam proses rancang bangun kendaraan listrik.
Mahasiswa ditantang merancang dan mengembangkan kendaraan sesuai kategori kompetisi, sekaligus menguji kemampuan teknis serta inovasi yang mereka kembangkan.
Selain kompetisi, PLN ICE 2026 juga menghadirkan Workshop Rancang Bangun dan Seminar Motivasi Bisnis untuk memperluas pengetahuan peserta mengenai pengembangan teknologi dan peluang bisnis.
Total hadiah yang diperebutkan dalam PLN ICE 2026 mencapai Rp934 juta. Alokasi hadiah terdiri atas Rp542 juta untuk kategori Electric Go Kart, Rp200 juta untuk Micro EV Car, Rp100 juta untuk Drag Race EV, dan Rp92 juta untuk Startup Competition.
Khusus kategori startup, tim terpilih juga berkesempatan memperoleh pendanaan pengembangan hingga Rp7 juta per tim.
Melalui rangkaian kompetisi, pendampingan, dan pengembangan prototipe tersebut, PLN ICE 2026 menjadi bagian dari upaya mempertemukan inovasi mahasiswa dengan kebutuhan pengembangan teknologi energi dan kendaraan listrik di Indonesia.
Editor : Redaksi