Rembang, MEMANGGIL.CO - Sebanyak 290 santri mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) ke-8 tingkat Kabupaten Rembang tahun 2026. Kegiatan tersebut resmi dibuka di Madrasah Al Mimbariyah, Desa Dresiwetan, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, Minggu (13/9/2026).

Pembukaan PORSADIN ditandai dengan pemukulan bedug oleh Plt Kasubag Tata Usaha (TU) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rembang, Sumardi.

Dalam sambutannya, Sumardi mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan PORSADIN, mulai dari pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) tingkat kabupaten dan kecamatan, para pendamping, hingga para santri.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras pengurus FKDT kabupaten dan tingkat kecamatan, semua pendamping, serta para santri yang ikut menyukseskan PORSADIN tahun ini. Ini adalah ikhtiar kita bersama dalam membina generasi Qur’ani,” ujar Sumardi.

Sumardi juga mengingatkan capaian membanggakan kontingen Kabupaten Rembang pada PORSADIN tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun sebelumnya. Saat itu, kontingen Rembang berhasil meraih gelar Juara Umum dalam ajang yang digelar di Banjarnegara.

Menurutnya, prestasi tersebut menjadi motivasi agar para santri mampu mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian pada PORSADIN tingkat provinsi mendatang.

Ia menambahkan, PORSADIN bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum bagi santri Madrasah Diniyah untuk menggali, mengembangkan, dan mengekspresikan potensi, bakat, serta kreativitas mereka, baik di bidang olahraga maupun seni Islami.

“Melalui ajang PORSADIN inilah, nilai-nilai kejujuran dan disiplin para santri dapat dibangun secara sportif dan tetap mengedepankan persaudaraan sesama santri,” katanya.

Digelar Secara Mandiri

Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Rembang, Ahmad Sururi, mengatakan PORSADIN tingkat Kabupaten Rembang tahun ini dilaksanakan secara mandiri oleh keluarga besar Madrasah Diniyah se-Kabupaten Rembang.

Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Spesial terutama kepada Pemkab Rembang, Kemenag Rembang, dan panitia lokal DPAC FKDT Kecamatan Kaliori,” ujar Sururi.

Sururi berharap PORSADIN dapat menjadi ruang untuk menemukan dan mengembangkan potensi para santri di berbagai bidang.

“Melalui pelaksanaan PORSADIN ini, kami berharap akan lahir bibit-bibit unggul bidang olahraga dan seni yang mengharumkan nama Kabupaten Rembang di tingkat provinsi bahkan di tingkat nasional,” katanya.

16 Cabang Lomba
Sebanyak 16 cabang lomba dipertandingkan dalam PORSADIN ke-8 tingkat Kabupaten Rembang. Cabang yang dilombakan mencakup bidang keagamaan, seni, bahasa, hingga olahraga.

16 Cabang Lomba

Dalam PORSADIN ke-8 tingkat Kabupaten Rembang, sebanyak 16 cabang lomba dipertandingkan. Cabang tersebut mencakup bidang keagamaan, seni, bahasa, hingga olahraga.

Adapun 16 cabang lomba yang dipertandingkan meliputi:

1. Tahfidz Juz Amma putra/putri.

2. Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Safinatun Najah putra/putri.

3. Cerdas Cermat Diniyyah.

4. Pidato Bahasa Indonesia putra/putri.

5. Pidato Bahasa Arab putra/putri.

6. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) putra/putri.

7. Murotal wal Imla’ putra/putri.

8. Kaligrafi putra/putri.

9. Puisi Islami putra/putri.

10. Lari sprint 100 meter putra/putri.

11. Bulu tangkis single putra/putri.

12. Tenis meja single putra/putri.

13. Shalawat putra/putri.

14. Adzan putra/putri.

15. Hafalan Nadzam Aqidatul Awam putra/putri.

16. Pidato Bahasa Jawa putra/putri.

Melalui pelaksanaan PORSADIN tersebut, para santri tidak hanya dituntut meraih prestasi, tetapi juga belajar menjunjung sportivitas, disiplin, kejujuran, dan persaudaraan.