Grobogan, MEMANGGIL.CO - SMK Pembangunan Nasional (Pembnas) Purwodadi bersama para alumni menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa yang terdampak kekeringan di Kabupaten Grobogan. Bantuan tersebut direncanakan menyasar 20 titik yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Program penyaluran air bersih itu diluncurkan di Dusun Ngambilan, Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan, Sabtu (19/9/2026).
Kekeringan yang melanda wilayah tersebut telah berlangsung selama beberapa bulan. Kondisi itu membuat sebagian warga harus membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Suprat, warga Dusun Ngambilan, mengatakan kekeringan di wilayahnya telah berlangsung sekitar empat bulan. Selama itu, warga harus mengeluarkan biaya untuk mendapatkan pasokan air bersih.
“Biasanya kami beli, Rp135 ribu dapat dua toren. Terima kasih ada bantuan ini,” kata Suprat.
Menurutnya, bantuan air bersih tersebut membantu warga yang tengah menghadapi keterbatasan sumber air akibat kemarau.
Humas SMK Pembnas Purwodadi Rima Andriyastutik menyampaikan apresiasi kepada para alumni yang ikut mendukung program tersebut.
“Dari kami, SMK Pembnas mengucapkan terima kasih untuk alumni atas program baik dan kolaborasi yang sinergi. Semoga bisa memberi manfaat untuk masyarakat Grobogan dan sekitarnya,” ujar Rima.
Ia mengatakan bantuan yang disalurkan memang belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat terdampak kekeringan. Namun, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga, terutama di wilayah yang kesulitan memperoleh air bersih.
Kepala Desa Rejosari Ali Sadikin mengatakan kekeringan menjadi persoalan yang berulang setiap tahun di wilayahnya. Kondisi tersebut semakin dirasakan warga dalam beberapa bulan terakhir.
Ali mengatakan salah satu sumber air di sekitar wilayah dusun, yakni Embung Ngambilan, bahkan telah mengering selama sekitar dua bulan terakhir.
“Desa kami setiap tahun langganan kekeringan. Kami ucapkan terima kasih atas bantuannya,” kata Ali.
Penyaluran air bersih ke 20 titik tersebut menjadi bentuk kolaborasi SMK Pembnas Purwodadi dan para alumni untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.
Program itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga sekaligus meringankan pengeluaran masyarakat selama musim kemarau.