Kisah Haru Karyawan Pentawira Terjebak di Sumur Tuban, Nenek Setia Kirim Makanan Pakai Tali

Reporter : Redaksi
Petugas saat melakukan evakuasi korban dilokasi kejadian. (dok, memanggil.co)

Tuban, MEMANGGIL.CO – Kasih sayang seorang nenek kepada cucunya tergambar dalam peristiwa dramatis di Dusun Penebusan, Desa Kepohagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Di tengah kepanikan mencari keberadaan cucunya, Karniti (75) justru mendapati Dedi Arya Pratama (27) terjebak di dasar sumur tua.

Baca juga: Munas Tarjih XXXIII di Surabaya, Muhammadiyah Godok Fikih Lansia hingga Kedaulatan Pangan

Tak sekadar menemukan, nenek berusia 75 tahun itu juga berusaha menyelamatkan cucunya dengan cara sederhana.

Sebotol air minum dan roti diturunkan menggunakan tali ke dasar sumur. Harapannya, sang cucu bisa tetap bertahan hidup sembari menunggu pertolongan datang.

Peristiwa memilukan tersebut bermula pada Kamis (5/11/2026). Dedi yang merupakan karyawan PT Pentawira diduga terjatuh ke dalam sumur tua yang sudah tidak difungsikan. Sumur tersebut berada sekitar 25 meter dari rumahnya.

Sebelum kejadian, korban diketahui sempat duduk di bibir sumur sambil melihat aktivitas sejumlah pekerja yang sedang melakukan pengecoran jalan desa.

Namun, siapa sangka, aktivitas sederhana itu berujung petaka. Korban diduga kehilangan keseimbangan hingga terjatuh ke dasar sumur dan tidak mampu menyelamatkan diri.

Hingga malam berlalu, keberadaan Dedi belum diketahui. Keluarga pun belum menyadari bahwa ia berada di dalam sumur tua tersebut.

Keesokan paginya, Jumat (6/11/2026), sang nenek mulai mencari cucunya karena tidak berada di dalam rumah.

Pencarian itu kemudian mengarah ke sekitar sumur setelah Karniti menemukan sandal milik Dedi di lokasi tersebut.

Rasa penasaran bercampur kekhawatiran membuatnya memanggil-manggil nama sang cucu. Tak lama kemudian, terdengar suara lirih dari dasar sumur.

Ternyata, Dedi masih berada di dalam sumur dan berteriak meminta tolong.

Mendengar suara tersebut, Karniti langsung meminta bantuan warga sekitar. Di tengah situasi yang menegangkan, ia berusaha memberikan pertolongan awal agar cucunya bisa bertahan.

Baca juga: Tanamkan Kepedulian Sejak Dini, Tim Early Work GRR Tuban Edukasi Pelajar tentang Perubahan Iklim

Dengan menggunakan tali, sebotol air minum dan roti diturunkan ke dasar sumur. Sebuah upaya sederhana, tetapi begitu berarti bagi seseorang yang telah terjebak semalaman tanpa bisa keluar.

Kasi Humas Polresta Tuban, IPTU M Iksan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, korban memang sempat terlihat duduk di pinggir sumur sebelum akhirnya terjatuh.

"Korban duduk di pinggir sumur sambil melihat aktivitas pengecoran jalan di desa setempat," ungkap IPTU Iksan.

Ia menambahkan, keberadaan korban diketahui setelah neneknya mendengar suara meminta tolong dari dalam sumur.

"Saksi setempat memanggil-manggil nama korban di sekitar sumur dan mendengar suara korban meminta tolong di dalam sumur," jelasnya.

Setelah mengetahui kejadian itu, keluarga korban melaporkannya kepada kepolisian setempat. Petugas kemudian berkoordinasi dengan tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tuban untuk melakukan evakuasi.

Baca juga: Pemkab Sumedang Raih Janahita Award 2026, Perkuat Komitmen Pembangunan Kependudukan dan Pencegahan Stunting

Proses penyelamatan tidak berjalan mudah. Lubang sumur yang sempit serta kondisi kedalamannya menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Namun, setelah melalui upaya evakuasi yang cukup dramatis, Dedi akhirnya berhasil diangkat dari dasar sumur.

Korban ditemukan dalam kondisi masih hidup, meski tubuhnya lemas diduga akibat kekurangan oksigen. Sejumlah luka juga ditemukan pada tubuhnya akibat terjatuh.

"Korban berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup, namun mengalami kondisi lemas dan terdapat luka pada tubuhnya akibat terjatuh," terang IPTU Iksan.

Usai dievakuasi, korban langsung mendapatkan penanganan medis di puskesmas.

Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan. Korban diduga terjatuh karena kehilangan keseimbangan ketika duduk di bibir sumur sambil menyaksikan aktivitas pengecoran jalan desa.

"Korban diduga kehilangan keseimbangan ketika duduk di bibir sumur dan terjatuh ke dalam sumur tersebut," pungkasnya.

Editor : Abdul Rohman

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru