MEMANGGIL.CO - Beredar video siswa SMK 1 Blora disuruh scottjump tanpa alasan yang jelas di depan sekolah SMK Muhammadiyah 2 Blora. Menanggapi hal tersebut, polsek Blora, guru bersama kedua belah siswa melaksanakan mediasi dan klarifikasi agar tidak meluas serta berdampak negatif.
Kronologi singkatnya, siswa SMK 1 Blora pulang setelah mensupport tim futsal dari sekolahnya yang bertanding di GOR Mustika. Kemudian mereka dicegat lalu dibawa beramai-ramai di depan SMK Muhammadiyah 2 Blora. Mereka disuruh scottjump tanpa alasan yang jelas.
Baca juga: Pesawat Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Lakukan Pencarian
Salah satu siswa SMK Muhammadiyah 2 Blora merekam kejadian tersebut yang kemudian diviralkan.
Baca juga: Lawan Gugatan Rp 500 Miliar, Danielle Eks NewJeans 'Invasi' Medsos China, Sinyal Karier Global?
Atas dasar video viral tersebut, polsek Blora menindaklanjuti dengan melakukan klarifikasi para pihak. Disaksikan pula oleh guru yang kemudian para pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan. Selanjutnya anak-anak yang terlibat diberikan edukasi mengenai perilaku tersebut dan dampaknya pada korban.
Kapolsek Blora AKP Yuliyanto, melalui Kanit Reskrim, Inspektur Polisi Dua Sukimin, menyampaikan perundungan ini memang tidak bersifat kekerasan fisik, namun korban bisa jadi terkena secara psikologis-nya.
Baca juga: Jadi Beban Keuangan, Bupati Pindah 82 Pegawai RSUD dr. Koesma Tuban
"Karena itu kejadian ini tidak boleh terjadi lagi, bila terjadi akan ada konsekuensi hukum," katanya.
Editor : Ma'rifah Nugraha