MEMANGGIL.CO - Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono angkat bicara soal adanya seorang kepala desa (kades) diringkus polisi atas dugaan pembalakan liar di daerah. Ia mengklaim terus berupaya mencegah kades melakukan tindak pidana.
‘’Sudah ada pembinaan dari inspektorat dan DPMD (dinas pemberdayaan masyarakat dan desa),’’ kata Bupati Ony, panggilannya dilansir dari Radar Madiun, Jumat (30/06/2023).
Baca juga: Pulang Berujung Dramatis, Rombongan SH Terate Tuban Diserang di Empat Titik
Pembinaan kades, lanjutnya, meliputi pemahaman terkait hukum, administrasi, dan keuangan. Langkah tersebut guna memperkecil peluang melanggar hukum.
"Kalau tetap melakukan tindak kriminalitas, berarti urusan individu masing-masing,’’ ujar Bupati Ony.
Ketua DPRD Ngawi Heru Kusnindar menuturkan, kades seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat yang dipimpinnya.
Baca juga: Perkuat Konektivitas, 18 Stasiun di Daop 8 Surabaya Terhubung KA Jarak Jauh dan Commuter
Kata dia, figurnya dalam memimpin desa menjadi percontohan warga.
‘’Kades itu panutan masyarakat,’’ ucapnya.
Baca juga: Mondar-mandir di Dekat Masjid, Pencuri Motor di Grobogan Dibekuk Polisi
Heru menyatakan, kades tidak kebal hukum. Jika melakukan kejahatan, aparat penegak hukum harus menindak sesuai regulasi.
‘’Hakim akan mempertimbangkan banyak hal, termasuk perbuatan yang dilakukan berulang kali,’’ ujarnya.
Editor : Redaksi