Penampakan Polisi Blora Bersihkan Sampah di Kali Kidangan Jepon

memanggil.co
Beramai-ramai jajaran Polres Blora bersih-bersih sampah di Kali Kidangan, Kelurahan Jepon, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. (Memanggil.co/Ist)

MEMANGGIL.CO - Penampakan tak biasa di sekitar Bendungan Kali Kidangan, Dukuh Pelem, RT 01 RW 07 Kelurahan Jepon, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Terlihat jajaran kepolisian beramai-ramai berada di lokasi.

Ya, satuan Korps Bhayangkara dari Polres Blora sengaja diterjunkan untuk melaksanakan kegiatan bersih-bersih sampah di aluran sungai setempat.

Baca juga: Pesawat Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Lakukan Pencarian

"Hari ini ada kegiatan Polri peduli sampah, dan Polres Blora kebetulan dekat lokasi sungai yang banyak sampah," ujar Kabag Ops Polres Blora, Kompol Sudarno kepada Memanggil.co di pinggir Kali Kidangan, Kamis (13/07/2023) pagi.

Ia menyebutkan kegiatan bersih-bersih ini dilaksanakan serentak se-Indonesia. Artinya, kepolisian diberbagai daerah juga melaksanakan kegiatan serupa.

Menurut Kompol Sudarno, sampah yang dibersihkan meliputi rumpun bambu, dedaunan, plastik-plastik dan lain sebagainya di aliran sungai. Kondisi tersebut tentunya bisa menghambat aliran air.

Baca juga: Lawan Gugatan Rp 500 Miliar, Danielle Eks NewJeans 'Invasi' Medsos China, Sinyal Karier Global?

"Ini (sampah) bisa menghambat air, sehingga setiap tahun kalau tidak dibersihkan bisa menyebabkan terjadi banjir," ucapnya, juga mengakui sebenarnya selama ini di sekitar Bendungan Kali Kidangan sendiri tidak pernah banjir.

Kompol Sudarno berpesan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Terutama di aliran sungai setempat.

Baca juga: Jadi Beban Keuangan, Bupati Pindah 82 Pegawai RSUD dr. Koesma Tuban

Menurutnya, ada ratusan personel jajaran Polres Blora yang diajak 'nyemplung kali' dalam rangka kegiatan bersih-bersih bersama.

"Sekitar 150-an personel yang ada di sini. Semua jajaran Polres Blora dan Polsek juga melaksanakan hal yang sama," tandas Kompol Sudarno mengakhiri.

Editor : Ahmad Adirin

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru