MEMANGGIL.CO - Senyum semringah terlihat pada raut wajah ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) usai dilantik dan diambil sumpah janjinya oleh Bupati Blora Arief Rohman, Jumat (21/07/2023).
Di balik itu, duka terdengar dari penyampaian orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora tersebut. Yakni, terkait adanya ASN PPPK Blora ada yang meninggal dunia sebelum momen bahagia menghampiri.
Baca juga: Dukung Fokus Ujian, Unesa Bagikan 35.000 Porsi Sarapan Gratis untuk Mahasiswa
Lantas, apakah pihak keluarga yang meninggal dunia akan diberi tunjangan atau semacam santunan oleh Pemkab Blora?
"Tidak. Karena itu kan belum dilantik," jawab Plh. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Blora, Slamet Pamuji alias Mumuk, ketika mendampingi Bupati Blora, Arief Rohman saat didoorstop sejumlah wartawan di Dinas Pendidikan Kabupaten Blora.
Baca juga: Remisi untuk Lansia, Wujud Kemanusiaan di Balik Jeruji Lapas Tuban
[caption id="attachment_5885" align="alignnone" width="681"]
Momen Bupati Blora Arief Rohman bersama Plh. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Blora, Slamet Pamuji didoorstop sejumlah wartawan. (Memanggil.co/Ist)[/caption]
Sebelumnya dijelaskan oleh Mumuk yang juga Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Blora, bahwa yang disampaikan dalam sambutan pidato Bupati Blora itu yang satunya meninggal adalah Bapaknya.
Baca juga: Kisah Inspiratif Ibrahim, Marbot Masjid yang Bangun Klinik di Ende NTT
“Tapi yang benar datanya yang meninggal atasnama Anis Miftahul Jannah dan Aris Suharjono,” tandasnya.
Editor : Ahmad Adirin