Jadi ASN PPPK Blora, Guru Ini Cerita Pengalaman Pahit Terseok-seok Jalan Rusak di Jiken

memanggil.co
Agus Mafachir (kanan), guru asal Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. (Memanggil.co/Ist)

MEMANGGIL.CO - Berikut cerita Agus Mafachir, seorang guru asal Kecamatan Jiken yang usai dilantik menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora Formasi Tahun 2022.

Perjuangannya dalam mengabdi sebagai guru, diakui kerap merasakan nasib terseok-seok karena jalan rusak. Yaitu, tepatnya jalan masuk menuju Desa Bleboh, Kecamatan Jiken.

Baca juga: Bangun SDM Blora, Bupati Arief Rohman Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Universitas Boyolali

Mengawali wawancara dengan Agus, panggilan guru yang tinggal di tengah hutan Blora itu, dirinya bersyukur perjuangannya sejak tahun 2009 menjadi pendidik, akhirnya bisa lolos seleksi ASN PPPK dan telah dilantik.

"Alhamdulillah seneng (jadi ASN PPPK). Seneng banget," katanya kepada Memanggil.co, Jumat (21/07/2023).

Ia bercerita pengalaman pahitnya jadi guru yang tinggal di tengah hutan dengan kondisi jalan rusak parah. Saking parahnya, ban bocor motornya pun sering dialami.

Baca juga: Pesawat Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Lakukan Pencarian

"Waktu hujan karena jalan jelek bisa terjatuh, dan kendala lainnya. Ban bocor dan sebagainya itu banyak sekali. Sangat susah," ujar guru yang sama-sama alumni satu pesantren dengan Bupati Blora Arief Rohman.

Menurut Agus, saat awal menjadi guru SD mendapatkan honor Rp 50 ribu, dan terakhir sebelum dilantik Rp 400 ribu.

Baca juga: Lawan Gugatan Rp 500 Miliar, Danielle Eks NewJeans 'Invasi' Medsos China, Sinyal Karier Global?

Ia berpesan kepada rekan-rekannya sesama guru yang belum beruntung alias keterima ASN PPPK untuk tetap semangat.

"Kepada rekan-rekan, untuk mungkin yang belum PPPK tetap semangat, sabar, semua pasti ada jalannya," tandasnya.

Editor : Ahmad Adirin

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru