Provokasi Pesilat Pagar Nusa, Kapolres Tuban: Pemilik Akun Berada di Nganjuk

author Abdul Rohman

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Tuban, AKBP Suryono. (Memanggil.co/Ist)
Kapolres Tuban, AKBP Suryono. (Memanggil.co/Ist)

MEMANGGIL.CO - Satreskrim Polres Tuban tengah memburu pemilik akun media sosial yang diduga melalukan provokasi terhadap anggota Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa untuk mengepung Mapolres Tuban pada beberapa hari lalu. Setelah ditelusuri, pengelola akun tersebut berada di Nganjuk.

“Pemilik akun kita telusuri berada di wilayah Nganjuk,” ungkap Kapolres Tuban, Senin (31/7/2023).

Ia menyampaikan, sejauh ini anggota tengah melakukan pendalaman terhadap pemilik akun tersebut. Mudah-mudahan nanti yang bersangkutan bisa diamankan karena sudah menghasut, dan melakukan provokasi orang untuk datang ke Mapolres Tuban dengan tindakan diluar ketentuan.

“Mudah-mudahan nanti yang bersangkutan bisa kita amankan karena sudah menghasut, provokasi orang untuk datang dan kemungkinan melakukan tindakan diluar ketentuan,” tegas AKBP Suryono.

Akibatnya adanya provokasi itu, sebanyak 49 pemuda dari anggota perguruan pencak silat diamankan polisi karena hendak melakukan konvoi menuju Mapolres Tuban. Setelah sehari dilakukan pendataan, mereka yang diamankan langsung dipulangkan karena untuk diproses hukum lebih lanjut tidak ada unsur pidananya.

“Tidak ada yang kita lakukan penahanan, karena tidak memenuhi unsur untuk kita lakukan proses hukum lebih lanjut,” beber Kapolres Tuban.

Pasca adanya peristiwa itu, orang nomor satu di Korps Bhayangkara Tuban berpesan kepada orang tua untuk ikut membantu dalam proses mendidik putra-putrinya. Hal tersebut agar mereka tidak tersulut informasi atau berita dari media sosial yang belum tentu kebenarannya.

“Seluruh masyarakat saya imbau jangan terpancing dan mudah terprovokasi oleh berita apapun yang ada di Medsos atau di grup yang belum tentu kebenarannya,” jelas Kapolres kelahiran Kabupaten Bojonegoro itu.

Kapolres Tuban kembali memintai untuk melalukan klarifikasi terlebih dahulu sebelum bertindak. Dimana, tindak itu juga dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Tabayyun dulu, klarifikasi dulu atas berita itu baru melalukan tindakan. Tentunya tindakan ini harus sesuai dengan aturan hukum, kalau mau tanya ke polres tidak perlu ramai-ramai, silahkan datang ke polres,” jelasnya.

Pemberitaan sebelumnya, ada 49 orang yang diamankan karena terindikasi terprovokasi ajakan melalui media sosial untuk menghijaukan Mapolres Tuban dalam rangka aksi solidaritas terhadap temannya. Dimana, temannya itu di pukul oleh orang tidak dikenal dan kini telah diamankan pelakunya.

Puluhan pemuda perguruan silat itu diamankan ketika tengah berkumpul di rumah kosong yang ada di wilayah Kecamatan Plumpang, Tuban, Kamis (27/7/2023). Sebelum diamankan, mereka juga melalukan konvoi menggunakan sepeda motor dan rencananya akan melanjutkan konvoi menuju Mapolres Tuban untuk melalukan aksi solidaritas.

Pihaknya tidak melakukan penahanan kepada mereka karena tidak memenuhi unsur pidana tetapi dilakukan pendataan dan membuat surat pernyataan. Salah satu poin surat pernyataan berisikan tidak akan mengulangi perbuatannya dan diketahui oleh orang tuanya.

Setelah itu, para pemuda anggota perguruan silat tersebut diserahkan kepada orang tuanya masing-masing, Jumat (28/7/2023). Dimana, proses penjemputannya itu diwarnai isak tangis dari orang tua di halaman Mapolres Tuban.

Berita Terbaru

Kereta Api Jadi Favorit Wisatawan Mancanegara, Stasiun Gubeng Tertinggi

Kereta Api Jadi Favorit Wisatawan Mancanegara, Stasiun Gubeng Tertinggi

Sabtu, 18 Jul 2026 23:24 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 23:24 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat peningkatan jumlah wisatawan mancanegara yang menggunakan Kereta A…

Analisis, Kedalaman Skuad Jadi Kunci Kemenangan Spanyol Atas Argentina

Analisis, Kedalaman Skuad Jadi Kunci Kemenangan Spanyol Atas Argentina

Sabtu, 18 Jul 2026 22:25 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 22:25 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Final Piala Dunia. 2026 yang mempertemukan Spanyol vs Argentina diprediksi tidak akan selesai dalam 90 menit.  Wakil Rektor II …

Anggota Bawaslu Grobogan Dikukuhkan Sebagai Saka Adhyasta Pemilu 

Anggota Bawaslu Grobogan Dikukuhkan Sebagai Saka Adhyasta Pemilu 

Sabtu, 18 Jul 2026 12:06 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 12:06 WIB

Grobogan, MEMANGGIL.CO – Angtota Bawaslu Grobogan dilantik sebagai Majelis Pembimbing dan Pembina Satuan Karya (Saka) Adhyasta Pemilu Kwartir Cabang (Kwarcab) G…

Dukung Industri Jatim, PLN UIT JBM Perkuat Sistem Transmisi Kawal RUPTL

Dukung Industri Jatim, PLN UIT JBM Perkuat Sistem Transmisi Kawal RUPTL

Sabtu, 18 Jul 2026 12:05 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 12:05 WIB

Surabaya.MEMANGGIL.CO  — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) akan mengawal target Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Li…

Akhirnya Korban Tenggelam di Bengawan Solo Cepu Ditemukan Meninggal Dunia

Akhirnya Korban Tenggelam di Bengawan Solo Cepu Ditemukan Meninggal Dunia

Sabtu, 18 Jul 2026 11:27 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 11:27 WIB

Blora, MEMANGGIL.CO - Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban yang diduga tenggelam di Sungai Bengawan Solo, wilayah Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu,…

Genjot Pasar Global di Tengah Ketidakpastian, BI Jatim Gelar Java Coffee and Flavors Fest 2026

Genjot Pasar Global di Tengah Ketidakpastian, BI Jatim Gelar Java Coffee and Flavors Fest 2026

Jumat, 17 Jul 2026 20:57 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 20:57 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO — Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur kembali membuka gelaran tahunan Java Coffee & Flavors Fest (JCFF) 2026 di Alun-alun …