Fakta-Fakta Kapolres Ngada yang Terjerat Kasus Narkoba dan Asusila

author Ma'rifah Nugraha

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi garis polisi (Memanggil.co/Freepik)
Ilustrasi garis polisi (Memanggil.co/Freepik)

MEMANGGIL.CO - Nama AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja mendadak mencuri perhatian publik setelah penangkapannya oleh Divisi Propam Polri,  Kamis, (20/2/2025).

Mantan Kapolres Ngada itu ditangkap di sebuah hotel di Kupang dan diduga terlibat dalam kasus narkoba serta tindakan asusila terhadap anak di bawah umur.

Penangkapan ini menambah panjang daftar kasus yang melibatkan oknum kepolisian di Indonesia, dan langsung mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak. Berikut fakta-fakta terkait Kapolres AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja:

1. Rekam Jejak Fajar Sebelum Penangkapan

Diketahui, Fajar kelahiran Jakarta. Ia memulai karirnya di kepolisian setelah lulus dari Akpol pada tahun 2004.

Ia pernah mengemban sejumlah jabatan penting, seperti Wakapolres Cirebon pada 2018, Wakapolres Indramayu pada 2019, Kabagbinopsnal Diresnarkoba Polda NTT pada 2021, dan Kapolres Sumba pada 2022.

Pada Juni 2024, Fajar dipindahkan menjadi Kapolres Ngada, posisi yang kini ia tinggalkan setelah ditangkap.

2. Penangkapan yang Menimbulkan Banyak Pertanyaan

Penangkapan Fajar di Kupang menimbulkan banyak pertanyaan terkait mekanisme penangkapannya.

Kombes Pol Henry Novika Chandra, Kabid Humas Polda NTT, mengungkapkan bahwa kasus ini sudah ditangani Mabes Polri dan pemeriksaan terhadap Fajar masih berlangsung.

Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi terkait proses penangkapan yang dilakukan.

3. Proses Hukum Akan Berjalan Sesuai Aturan

Kabid Humas Polda NTT menegaskan bahwa Fajar akan menjalani proses hukum sesuai dengan aturan yang berlaku.

Jika terbukti bersalah, Fajar akan menghadapi sanksi pidana dan kode etik kepolisian. Proses hukum ini kini ditangani oleh Divisi Propam Polri untuk memastikan transparansi dan keadilan.

4. Harta Kekayaan yang Tercatat di e-LHKPN

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (e-LHKPN) milik KPK, Fajar tercatat pernah menduduki sejumlah posisi strategis di kepolisian.

Pada 2018, saat menjabat sebagai Kanit 1 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Jawa Barat, Fajar tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp 127 juta yang terdiri dari mobil Honda CRV tahun 2008 senilai Rp 100 juta dan kas serta setara kas sebesar Rp 27 juta.

Namun, saat menjabat Kapolres Sumba Timur pada 2022, hartanya berkurang menjadi hanya Rp 103 juta, terdiri dari mobil CRV senilai Rp 90 juta dan kas Rp 13 juta.

Setahun kemudian, harta Fajar menurun drastis menjadi hanya Rp 14 juta dalam bentuk kas, tanpa ada mobil.

Berita Terbaru

Kereta Api Jadi Favorit Wisatawan Mancanegara, Stasiun Gubeng Tertinggi

Kereta Api Jadi Favorit Wisatawan Mancanegara, Stasiun Gubeng Tertinggi

Sabtu, 18 Jul 2026 23:24 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 23:24 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat peningkatan jumlah wisatawan mancanegara yang menggunakan Kereta A…

Anggota Bawaslu Grobogan Dikukuhkan Sebagai Saka Adhyasta Pemilu 

Anggota Bawaslu Grobogan Dikukuhkan Sebagai Saka Adhyasta Pemilu 

Sabtu, 18 Jul 2026 12:06 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 12:06 WIB

Grobogan, MEMANGGIL.CO – Angtota Bawaslu Grobogan dilantik sebagai Majelis Pembimbing dan Pembina Satuan Karya (Saka) Adhyasta Pemilu Kwartir Cabang (Kwarcab) G…

Dukung Industri Jatim, PLN UIT JBM Perkuat Sistem Transmisi Kawal RUPTL

Dukung Industri Jatim, PLN UIT JBM Perkuat Sistem Transmisi Kawal RUPTL

Sabtu, 18 Jul 2026 12:05 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 12:05 WIB

Surabaya.MEMANGGIL.CO  — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) akan mengawal target Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Li…

Akhirnya Korban Tenggelam di Bengawan Solo Cepu Ditemukan Meninggal Dunia

Akhirnya Korban Tenggelam di Bengawan Solo Cepu Ditemukan Meninggal Dunia

Sabtu, 18 Jul 2026 11:27 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 11:27 WIB

Blora, MEMANGGIL.CO - Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban yang diduga tenggelam di Sungai Bengawan Solo, wilayah Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu,…

Genjot Pasar Global di Tengah Ketidakpastian, BI Jatim Gelar Java Coffee and Flavors Fest 2026

Genjot Pasar Global di Tengah Ketidakpastian, BI Jatim Gelar Java Coffee and Flavors Fest 2026

Jumat, 17 Jul 2026 20:57 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 20:57 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO — Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur kembali membuka gelaran tahunan Java Coffee & Flavors Fest (JCFF) 2026 di Alun-alun …

Keren! Mahasiswa Ubaya Bikin Camilan dari Daun Mangga, Bisa Cegah Diabetes

Keren! Mahasiswa Ubaya Bikin Camilan dari Daun Mangga, Bisa Cegah Diabetes

Jumat, 17 Jul 2026 20:56 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 20:56 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Siapa sangka daun mangga dan kulit kacang bisa jadi camilan sehat. Itulah yang dilakukan 5 mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya),…