MEMANGGIL.CO - Anggota Kepolisian yang bertugas di Polres Blora berulang kali mengeluhkan kondisi jalanan samping barat kantor Mapolres Blora tanpa adanya selokan. Akibatnya, saban hujan deras kondisinya kebanjiran.
"Ini tanggung jawab pemerintah daerah, bukan Polres Blora," ujar Aparat Penegak Hukum (APH) yang enggan disebut namanya pada Memanggil.co, ditulis Rabu (9/4/2024).
Diungkapkan bahwa kondisi jalanan setempat sudah sering kebanjiran.
Menurutnya, penanganan pemerintah daerah terutama pihak dinas yang membidangi, selama ini nyaris tidak ada alias zonk.
"Babar blas nggak pernah ada, entah ini lagi cari solusi atau bagaimana ya saya kurang tahu," ucapnya.
Harapan Warga
Ungkapan senada juga disampaikan warga sekitar yang kerap melewati jalan setempat. Menurutnya, jalanan samping barat memang kerap kebanjiran saat hujan deras."Kemarin saja itu hampir ada perempuan pakai pakaian dinas hampir kepleset pas hujan deras, ini biang keroknya ya dikarenakan tidak adanya selokan. Air jadi mandek menggenang," katanya.

Yanto berharap kepada pemangku kepentingan untuk segera turun tangan membuat selokan di pinggir jalan raya samping barat Mapolres Blora.
"Kondisinya seperti ini (sering banjir). Kalau misalkan pihak yang membidangi tidak segera turun tangan ya kebengeten. Lha wong kondisinya begini juga sudah sangat lama," ungkapnya.
Lebih lanjut, Yanto menganggap bahwa sampulnya Kabupaten Blora berada di sekitar Mapolres Blora lantaran banyak perkantoran lainnya.
"Sekitar sini bakal ditempati kantor Kejaksaan Negeri Blora yang sudah diberi hibah daerah miliaran. Juga dekat banget dengan kantor MPP Blora, kantor Kecamatan Jepon, kantor BPBD Blora, dan kantor lainnya. Mosok sering kebanjiran dibiarkan, kan yo ra pas banget," pungkasnya.