Surabaya, MEMANGGIL.CO - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah taktis Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menyalurkan bantuan 200 unit becak listrik bagi pengemudi lansia di Kota Pahlawan.
Bantuan ini dinilai sebagai langkah nyata negara dalam memperkuat ekonomi kelompok masyarakat rentan.
Penyerahan bantuan secara simbolis tersebut berlangsung di Balai Kota Surabaya pada Kamis, 22 Januari 2026..
Program ini secara khusus menyasar pengemudi becak yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 3 atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan sosial terendah.
Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mengatakan bantuan ini bukan sekadar seremonial, melainkan solusi teknis untuk meningkatkan produktivitas warga senior.
"Hari ini luar biasa. Ada 200 pengemudi becak lansia yang menerima bantuan becak listrik dari Bapak Presiden. Ini adalah bentuk perhatian nyata kepada masyarakat kecil," kata Yona usai menyaksikan penyerahan bantuan bersama jajaran Pemerintah Kota Surabaya dan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).
Dalam uji coba unit yang dilakukan di lokasi, Yona menilai teknologi pada becak listrik tersebut sangat kompatibel dengan kondisi fisik pengemudi lansia.
Ia pun membeberkan, alat transportasi Becak tersebut dirancang dengan standar keamanan khusus, di antaranya: Kecepatan Maksimum 15 kilometer per jam, daya jelajah hingga 40 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh.
Selain itu, sambung Yona, alat transportasi tersebut memberikan kemudahan operasional, sehingga pengemudi rata-rata hanya membutuhkan waktu satu hari latihan untuk mahir.
"Becaknya keren. Kecepatannya aman dan jarak tempuhnya sangat mengakomodasi aktivitas harian mereka. Dengan sistem motor listrik, beban fisik saat mengayuh berkurang drastis," ungkap legislator dari Fraksi Gerindra tersebut.
Yona menjelaskan, kehadiran inovasi ini diharapkan dapat memutus kendala fisik yang selama ini menghambat pendapatan para pengemudi becak lansia.
"Dengan beban kerja yang lebih ringan, para pengemudi diharapkan tetap sehat namun tetap produktif secara ekonomi," ujar Yona.
Sementara itu, DPRD Surabaya menyatakan dukungan penuh terhadap program afirmatif pemerintah pusat ini.
Yona berharap distribusi bantuan serupa dapat terus diperluas untuk menjangkau pengemudi becak lain di Surabaya yang belum tersentuh bantuan.
"Harapannya pendapatan mereka meningkat. Dengan beban fisik berkurang, mereka tetap bisa mandiri secara ekonomi. Semoga ke depan bantuan serupa kembali disalurkan agar kesejahteraan warga lapisan bawah benar-benar meningkat," pungkas Yona.