Probolinggo MEMANGGIL.CO - Di tengah tingginya aktivitas wisata dan lalu lalang kendaraan jip di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, kehidupan liar masih berlangsung secara senyap. Salah satu penghuninya adalah macan tutul jawa (Panthera pardus melas), predator puncak yang tetap bertahan meski tekanan manusia terus meningkat.

Keberadaan macan tutul jawa di kawasan Bromo menjadi fakta menarik karena wilayah ini dikenal sebagai destinasi wisata nasional dan internasional. Namun, di balik savana, hutan pegunungan, dan lereng terjal, satwa langka ini menjalani hidupnya jauh dari keramaian.

Macan tutul jawa memiliki kemampuan beradaptasi tinggi. Mereka memanfaatkan area-area yang jarang dijangkau manusia, terutama hutan montana dan zona penyangga taman nasional. Aktivitasnya yang dominan pada malam hari membuat peluang bertemu manusia sangat kecil, sekaligus meminimalkan potensi konflik.

Keberadaan satwa ini diketahui bukan dari laporan warga atau wisatawan, melainkan dari hasil pemantauan rutin menggunakan kamera jebak. Rekaman tersebut menjadi bukti bahwa kawasan Bromo masih menyediakan ruang hidup yang cukup bagi satwa liar kelas atas dalam rantai makanan.

Dari sisi ekologi, macan tutul jawa berperan penting menjaga keseimbangan alam. Dengan memangsa satwa herbivora, mereka mencegah ledakan populasi yang dapat merusak vegetasi savana dan hutan. Hilangnya predator ini berpotensi memicu gangguan serius pada ekosistem Bromo.

Sate Pak Rizki

Meski demikian, tantangan ke depan tidak ringan. Intensitas wisata, pembukaan akses baru, serta aktivitas manusia di wilayah penyangga berisiko mempersempit ruang jelajah satwa. Karena itu, pengelolaan wisata berbasis konservasi menjadi kebutuhan mendesak agar aktivitas pariwisata tidak mengorbankan kelestarian satwa dilindungi.

Keberlangsungan hidup macan tutul jawa di Bromo menjadi pengingat bahwa kawasan wisata alam bukan hanya milik manusia. Di balik panorama matahari terbit dan hamparan pasir, ada kehidupan liar yang bergantung pada komitmen bersama untuk menjaga keseimbangan alam.