Blora, MEMANGGIL.CO - Dalam rangka menyusun Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora menggelar Forum Perangkat Daerah sebagai bagian dari tahapan perencanaan pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan menindaklanjuti surat dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Blora yang berlangsung pada Jumat, 13 Februari 2026, mulai pukul 08.00 WIB, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Dinas PMD Kabupaten Blora.

Forum ini menjadi wadah koordinasi antarperangkat daerah untuk menyelaraskan program pembangunan desa dengan arah kebijakan daerah serta kondisi aktual yang dihadapi.

Kepala Dinas PMD Blora, Yayuk Windrati, menyampaikan bahwa penyusunan Renja 2027 difokuskan pada penguatan peran desa agar tetap mampu menjalankan fungsi pemerintahan dan pembangunan secara optimal.

“Yang pertama, memfasilitasi desa agar bisa menjadi lebih baik di tengah efisiensi yang luar biasa ini,” ujarnya saat diwawancarai Memanggil.co, Jumat (13/2/2026). 

Selain penguatan desa, Dinas PMD Blota juga mulai mengantisipasi agenda pilkades serentak yang direncanakan akan berlangsung pada 2027 ke depan.

Sate Pak Rizki

“Terus yang kedua, di tahun 2027 nanti ada pilkades serentak di 242 desa. Itu yang menjadi concern kita,” kata Yayuk, panggilannya. 

Ia menegaskan bahwa seluruh langkah persiapan tersebut tetap berpedoman pada regulasi yang berlaku, khususnya menunggu terbitnya peraturan pemerintah sebagai turunan Undang-Undang Desa.

“Kita tetap menunggu peraturan pemerintah dari Undang-Undang Desa yang berlaku,” imbuhnya.

Melalui Forum Perangkat Daerah ini, Dinas PMD Blora berharap dapat menghimpun masukan strategis dari berbagai pihak guna menyempurnakan Renja 2027, sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih terarah, adaptif, dan selaras dengan kebutuhan desa.