Surabaya, MEMANGGIL.CO - Lonjakan penumpang pada libur panjang Imlek 2026 menjadi momentum strategis bagi PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya. Di tengah arus kedatangan yang mendominasi, KAI tak hanya fokus pada operasional, tetapi juga memanfaatkan momen budaya untuk memperkuat citra layanan publik.

Di Stasiun Surabaya Gubeng, Selasa (17/2/2026), suasana tak sekadar dipenuhi antrean penumpang. Jeruk keberuntungan dibagikan kepada pelanggan, sementara barongsai tampil menyapa calon penumpang yang hendak berangkat maupun baru tiba. Kegiatan bertajuk “Imlek Happy, Bawa Hoki!” itu digelar bersamaan dengan puncak arus balik libur panjang Imlek.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan momentum Imlek menjadi ruang bagi KAI untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang berbeda.

“Transportasi publik bukan hanya soal mobilitas. Kami ingin pelanggan merasakan suasana hangat, penuh harapan, sekaligus nyaman selama perjalanan,” ujarnya.

Tak hanya di stasiun, pembagian jeruk juga dilakukan di atas KA Argo Semeru. Simbol keberuntungan tersebut menjadi sentuhan kecil di tengah padatnya jadwal perjalanan. Tahun 2026 yang merupakan Tahun Shio Kuda dimaknai sebagai simbol energi dan keberanian, nilai yang menurut KAI selaras dengan semangat peningkatan layanan.

Arus Balik Dominasi Kedatangan

Data per Selasa (17/2) pukul 10.00 WIB mencatat, pada hari terakhir libur panjang Imlek, KAI Daop 8 Surabaya melayani 36.989 pelanggan. Dari jumlah itu, 20.895 pelanggan tercatat tiba di wilayah Daop 8, sementara 16.094 pelanggan berangkat.

Dominasi kedatangan menunjukkan kuatnya arus balik menuju Surabaya dan sekitarnya sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pendidikan.

Tiga stasiun dengan mobilitas tertinggi pada hari terakhir libur panjang Imlek yakni:

Sate Pak Rizki

Stasiun Surabaya Pasarturi
Naik: 5.639 pelanggan
Turun: 5.944 pelanggan

Stasiun Surabaya Gubeng
Naik: 3.333 pelanggan
Turun: 6.932 pelanggan

Stasiun Malang
Naik: 2.725 pelanggan
Turun: 3.312 pelanggan

Secara kumulatif selama periode 13–17 Februari 2026, KAI Daop 8 Surabaya diproyeksikan melayani 208.872 pelanggan. Rinciannya, 104.990 pelanggan berangkat dan 103.882 pelanggan tiba.

Angka tersebut menegaskan kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat Jawa Timur saat momentum libur panjang. Di tengah tingginya mobilitas, KAI memastikan layanan keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama.

Imlek tahun ini bukan hanya tentang perayaan budaya, tetapi juga tentang bagaimana transportasi publik mengelola lonjakan penumpang sekaligus menjaga kualitas layanan.