Surabaya, MEMANGGIL.CO – Sungai yang membelah jantung Kota Pahlawan itu tak pernah benar-benar tidur. Di siang hari, perahu wisata hilir mudik membawa penumpang menikmati panorama kota tua. Namun ketika malam turun dan lampu-lampu temaram memantul di permukaan air, cerita lain tentang Kalimas mulai berembus.

Kalimas bukan sekadar aliran sungai. Ia adalah saksi sejarah panjang Surabaya, jalur perdagangan sejak era kolonial, sekaligus ruang publik yang menyimpan beragam kisah tak kasat mata. Warga sekitar dan sejumlah penjaga malam mengaku kerap mendengar suara dayung tanpa perahu, bayangan melintas di tepian, hingga kabut tipis yang muncul tiba-tiba di atas air.

Beberapa cerita menyebut sosok perempuan berbaju putih kerap terlihat berdiri di dermaga lama, terutama di sekitar kawasan Jembatan Merah. Ada pula kisah tentang suara langkah berat di atas papan kayu bekas pelabuhan, padahal lokasi tersebut telah lama kosong.

Cerita-cerita itu berkelindan dengan sejarah kelam Surabaya. Kawasan sekitar Kalimas pernah menjadi titik penting pertempuran pada 10 November 1945. Tak sedikit korban berjatuhan di sekitar aliran sungai tersebut. Bagi sebagian orang, jejak tragedi masa lalu itulah yang memunculkan aura berbeda ketika malam tiba.

Namun tidak semua mempercayai kisah mistis itu. Sejarawan lokal menyebut Kalimas memang sarat peristiwa, tetapi fenomena yang dianggap gaib bisa jadi dipengaruhi sugesti, kondisi cahaya minim, dan pantulan air yang menciptakan ilusi optik. Aktivitas kapal kecil dan suara arus juga kerap terdengar berbeda saat suasana hening.

Terlepas dari benar atau tidaknya cerita tersebut, misteri Kalimas justru menjadi daya tarik tersendiri. Beberapa komunitas pecinta sejarah dan urban explorer bahkan rutin menggelar tur malam untuk menelusuri sisi lain sungai ini, menggabungkan kisah sejarah dan cerita rakyat yang berkembang turun-temurun.

Sate Pak Rizki

Pemerintah Kota Surabaya sendiri terus mendorong revitalisasi kawasan Kalimas agar menjadi ruang publik yang aman dan nyaman. Penerangan diperkuat, jalur pedestrian diperbaiki, dan patroli rutin dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Di antara fakta sejarah dan cerita mistis yang beredar, Kalimas tetap menjadi nadi Surabaya. Sungai ini menyimpan memori, cerita, dan mungkin bagi sebagian orang misteri yang belum sepenuhnya terungkap.