Surabaya, MEMANGGIL.CO - Ajang Talenta Siswa Jawa Timur (Jatim) 2026 resmi dimulai di Kota Surabaya.

Ajang yang diselenggarakan di Airlangga Convention Center (ACC) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini, merupakan upaya pemerintah provinsi dalam mengapresiasi sekaligus mengembangkan potensi murid berprestasi dari berbagai jenjang pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, maupun seni, mulai dari tingkat SD hingga SMA dan SLB.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah memulai tahapan Ajang Talenta Murid Berprestasi tahun 2026 khusus Jawa Timur. Ini adalah bagian dari apresiasi Ibu Gubernur kepada seluruh atlet-atlet kita, seniman-seniman kita yang ada di tingkat sekolah,” terang Aries pada Sabtu (05/4/2026). 

Paewai juga menjelaskan bahwa capaian pendidikan Jatim juga menunjukkan tren positif. Pada 2026, Jawa Timur kembali mencatatkan prestasi sebagai provinsi dengan jumlah lulusan SMA terbanyak yang diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi.

“Tahun ini yang ketujuh kalinya Jawa Timur meraih lulusan SMA masuk perguruan tinggi negeri terbanyak se-Indonesia, dengan jumlah sekitar 29 ribu siswa,” ungkapnya.

Menurutnya, Ajang Talenta ini menjadi bagian penting untuk memastikan prestasi siswa terus terjaga dan terdokumentasi dengan baik, sekaligus memberikan ruang apresiasi dari pemerintah daerah.

“Kami tidak ingin meninggalkan jejak prestasi murid-murid kita. Inilah wujud bagaimana pemerintah daerah hadir dan menghargai capaian mereka,” ujar Aries. 

Sate Pak Rizki

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Maria Veronica Irene Herdjiono, yang memberikan apresiasi atas pengelolaan talenta siswa di Jawa Timur.

Ia menilai, Jatim telah berhasil menerapkan manajemen talenta murid secara sistematis, mulai dari proses seleksi di daerah hingga pembinaan menuju tingkat nasional.

“Kami memberikan apresiasi kepada Jawa Timur yang secara nyata telah melaksanakan manajemen talenta murid. Proses perekrutan, seleksi, hingga penyiapan ke tingkat nasional dilakukan dengan sangat baik,” terangnya.

Irene berharap, melalui ajang ini, Jawa Timur dapat kembali melahirkan talenta terbaik yang mampu bersaing dan mewakili provinsi di tingkat nasional.

Sebelumnya, pada 2025, Jawa Timur berhasil meraih juara umum di empat ajang prestasi nasional. Tahun ini, capaian tersebut ditargetkan dapat ditingkatkan di berbagai bidang lomba.

Ajang Talenta Siswa Jatim 2026 sendiri menjadi “panggung besar” bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, sekaligus sebagai barometer pendidikan dan prestasi di tingkat nasional.