Blora, MEMANGGIL.CO - Masyarakat Kabupaten Blora, khususnya para petani dan pelaku usaha pertanian, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Karena saat ini tengah banyak modus penipuan yang mencatut nama instansi resmi seperti Dinas Pertanian dan pihak kepolisian.

Peringatan ini disampaikan oleh Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora melalui akun Instagram resminya pada (23/3/26). Dalam unggahan tersebut, dijelaskan bahwa pelaku memanfaatkan dokumen palsu untuk menipu dan memeras korban.

Modus ini terbilang rapi dan meyakinkan, karena pelaku menyusun dokumen seolah-olah resmi, lengkap dengan identitas, nomor surat, hingga ancaman hukum yang membuat korban panik.

Modus Penipuan yang Digunakan

Pelaku menggunakan beberapa cara untuk memperdaya korban, di antaranya:

• Mengirimkan surat palsu yang mengatasnamakan kepolisian dan dinas pertanian

• Menuduh korban melakukan pelanggaran penyaluran atau pembelian pupuk bersubsidi

• Mencantumkan identitas korban agar terlihat valid dan meyakinkan

• Melampirkan dokumen tambahan seperti “izin penyaluran pupuk” yang telah dimanipulasi

• Tidak sedikit warga yang hampir percaya karena bentuk suratnya terlihat resmi dan lengkap.

Dalam surat tersebut, korban biasanya diancam akan diproses secara hukum dengan ancaman pidana penjara hingga denda miliaran rupiah.

Agar terhindar dari proses hukum, korban diminta membayar sejumlah uang dengan alasan “biaya pencabutan berkas”. Nominal yang diminta pun tidak sedikit, bahkan bisa mencapai Rp11,7 juta.

Padahal, praktik seperti ini dipastikan bukan prosedur resmi dari instansi-instasi mana pun.

Salah satu surat yang beredar mencatut nama Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan judul laporan penyalahgunaan pupuk bersubsidi.

Dalam surat tersebut:

• Korban dituduh membeli pupuk subsidi tanpa izin

• Disebutkan ancaman hukuman penjara hingga 6 tahun

• Dicantumkan denda hingga Rp3 miliar

• Korban diminta membayar sejumlah uang agar kasus dihentikan

Sate Pak Rizki

Selain itu, terdapat juga dokumen “izin penyaluran pupuk” yang dibuat seolah-olah resmi, padahal merupakan hasil editan atau manipulasi.

DP4 Kabupaten Blora menegaskan bahwa:

• Surat-surat tersebut adalah palsu

• Tidak ada instansi resmi yang meminta uang melalui rekening pribadi

• Proses hukum tidak pernah diselesaikan dengan “uang damai” seperti yang disebutkan dalam surat tersebut

Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya dengan dokumen yang belum jelas kebenarannya.

Imbauan Penting

Agar tidak menjadi korban, berikut beberapa langkah yang perlu diperhatikan:

• Jangan panik saat menerima surat atau pesan mencurigakan

• Jangan transfer uang ke pihak yang tidak jelas

• Lakukan verifikasi langsung ke kantor dinas pertanian atau kantor polisi terdekat

• Jaga data pribadi, seperti KTP dan nomor telepon, agar tidak disalahgunakan

• Segera laporkan jika menemukan indikasi penipuan serupa

Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk ikut menyebarkan informasi ini kepada keluarga, tetangga, dan kelompok tani. Dengan begitu, semakin banyak warga yang waspada dan tidak mudah tertipu.

Kejahatan seperti ini memanfaatkan kepanikan dan kurangnya informasi. Oleh karena itu, ketelitian dan sikap tenang menjadi kunci utama agar tidak menjadi korban.

Dengan adanya peringatan ini, diharapkan masyarakat Blora bisa lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya pada segala bentuk surat atau informasi yang mencurigakan, terutama yang mengatasnamakan instansi resmi.