Surabaya, MEMANGGIL.CO - Menjelang keberangkatan musim haji 2026, pemerintah terus memastikan kondisi kesehatan jemaah dalam keadaan optimal. 

Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah mewajibkan jemaah menerima vaksin sebagai syarat sebelum berangkat ke Tanah Suci. 

Pemerintah melalui Dinas Kesehatan dan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya mengintensifkan pemberian vaksin bagi calon jemaah haji. 

Upaya ini bertujuan melindungi jemaah dari risiko penyakit menular selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi. 

Beberapa jenis vaksin yang menjadi syarat wajib bagi jemaah di antaranya vaksin meningitis dan polio. Sementara itu, vaksin Covid-19 hanya diwajibkan bagi jemaah yang belum pernah menerima vaksin sebelumnya. 

Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Surabaya, Rosidi Roslan, menegaskan bahwa vaksinasi merupakan persyaratan penting dalam proses keberangkatan jemaah haji. 

Tanpa vaksinasi, jemaah berpotensi tidak dapat melanjutkan proses keberangkatan. 

"Vaksinasi menjadi syarat wajib bagi jemaah haji. Jika jemaah belum mendapatkan vaksin yang dipersyaratkan, maka secara aturan tidak bisa diberangkatkan. Namun, ada pengecualian untuk kondisi medis tertentu yang harus berdasarkan rekomendasi dokter," terang Rosidi. 

Sate Pak Rizki

Selain untuk melindungi kesehatan jemaah, data vaksinasi juga akan terintegrasi dalam sistem pelayanan haji. 

Dengan sistem tersebut, petugas dapat memantau kelengkapan persyaratan kesehatan jemaah secara real time sebelum keberangkatan. 

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur, As'adul Anam, menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksinasi bagi jemaah haji sudah berjalan sejak setelah Ramadan di masing-masing daerah. 

"Pelaksanaan vaksinasi untuk jemaah haji sudah berjalan di daerah masing-masing setelah Ramadan. Untuk vaksin Covid tidak perlu diulang jika sebelumnya sudah pernah menerima vaksin, sedangkan vaksin polio dan meningitis tetap wajib," jelasnya. 

Pemerintah berharap seluruh jemaah dapat memenuhi persyaratan kesehatan ini agar proses keberangkatan haji berjalan lancar, sekaligus memastikan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan sehat selama berada di Tanah Suci.