Tuban, MEMANGGIL.CO – Pengelola usaha pencucian pasir silika di kawasan Bumen, Desa Margosuko, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, akhirnya angkat bicara terkait viralnya video duel dua pekerja di area pencucian pasir silika.

Pengelola usaha, Amin, menyebut perkelahian tersebut dipicu persoalan internal saat para pekerja menjalankan aktivitas di lokasi pencucian pasir silika. Meski sempat berlangsung sengit, persoalan itu dipastikan telah diselesaikan secara damai.

“Mau saya cerita malu, karena masalah sepele. Internal saat bekerja dalam cucian pasir, dan sudah selesai,” ungkap Amin, Senin (11/5/2026).

Amin mengaku kedua pekerja yang terlibat duel merupakan tetangganya sendiri. Bahkan, salah satu perempuan yang terlihat ikut melerai dalam video viral tersebut diketahui merupakan istrinya.

“Dia istrinya sendiri, ikut melerai,” tambahnya.

Pasca kejadian itu, seluruh pekerja telah dikumpulkan untuk diberikan pengarahan agar insiden serupa tidak kembali terulang di lingkungan kerja.

“Kita malu lihat hal itu, kerja untuk cari nasi satu piring saja direwangi berkelahi,” tuturnya.

Sebelumnya, sebuah video duel dua pekerja pencucian pasir silika di kawasan Bumen viral di media sosial dan pesan berantai WhatsApp.

Sate Pak Rizki

Dalam rekaman yang beredar, dua pria terlihat terlibat baku hantam di tengah area kerja pada siang hari.

Pertarungan berlangsung cukup sengit hingga keduanya tersungkur di atas hamparan pasir. Meski sudah jatuh, duel masih terus berlanjut.

Keduanya bahkan terlihat saling mengunci tubuh atau clinch di atas tanah sambil berupaya melancarkan serangan.

Situasi sempat memanas karena kedua pekerja tampak sama-sama emosi. Sejumlah pekerja lain bersama dua perempuan yang berada di lokasi akhirnya turun tangan untuk melerai perkelahian tersebut.

Sementara itu, pihak kepolisian memastikan persoalan tersebut telah berakhir damai dan diselesaikan secara kekeluargaan.

“Sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” ujar Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Bobby Wirawan Wicaksono.