Blora, MEMANGGIL.CO - Paket pengadaan bahan bangunan dan konstruksi untuk mendukung pelaksanaan TMMD KBM Kedungwungu, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, telah ditayangkan dalam sistem pengadaan pemerintah melalui INAPROC/SPSE.

Paket tersebut tercatat dengan kode tender 10163609000 dan memiliki nama paket Belanja Bahan Bangunan dan Konstruksi TMMD KBM Kedungwungu Todanan.

Berdasarkan informasi yang ditampilkan dalam sistem pengadaan, paket tersebut berada di bawah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Blora dan menggunakan anggaran APBD Tahun Anggaran 2026.

Nilai pagu yang disiapkan untuk pengadaan tersebut mencapai Rp899.800.000, sedangkan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) tercatat sebesar Rp882.693.175,47.

Paket pengadaan tersebut menggunakan jenis kontrak harga satuan, dengan metode pemilihan Tender-Pascakualifikasi Satu File dan evaluasi Harga Terendah Sistem Gugur.

Dalam informasi yang tercantum di INAPROC dikutip pada Senin (24/8/2026), sebanyak delapan peserta tercatat mengikuti proses tender pengadaan material untuk mendukung kegiatan TMMD KBM Kedungwungu Todanan.

Material untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan

Pengadaan bahan bangunan dan konstruksi tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan material untuk mendukung pekerjaan fisik dalam program TMMD KBM di Desa Kedungwungu, Kecamatan Todanan, Blora.

Berdasarkan dokumen uraian singkat pekerjaan yang tercantum dalam sistem pengadaan, paket tersebut diperuntukkan menyediakan bahan-bahan material yang dibutuhkan dalam pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur jalan.

Material yang nantinya disediakan diharapkan dapat menunjang kelancaran pekerjaan pembangunan jalan sesuai kebutuhan kegiatan di lapangan.

Pembangunan infrastruktur jalan tersebut memiliki tujuan yang lebih luas karena berkaitan dengan aksesibilitas masyarakat di wilayah Kabupaten Blora.

Dalam uraian pekerjaan disebutkan bahwa pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur jalan diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas orang, barang dan jasa.

Peningkatan akses tersebut diharapkan turut memberikan dampak terhadap aktivitas perekonomian masyarakat setempat.

Jalan yang lebih baik dapat memudahkan mobilitas warga sekaligus mendukung distribusi barang dan jasa dari maupun menuju wilayah Kedungwungu dan sekitarnya.

Pagu Pengadaan Hampir Rp900 Juta

Nilai paket pengadaan material TMMD Kedungwungu Blora tersebut cukup besar, dengan pagu anggaran mencapai Rp899,8 juta.

Sementara itu, nilai HPS yang tercantum dalam sistem berada di angka Rp882.693.175,47.

Pagu dan HPS tersebut menjadi bagian dari perencanaan anggaran dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah Kabupaten Blora.

Karena menggunakan mekanisme tender, para penyedia yang mengikuti proses pemilihan diwajibkan memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditentukan.

Metode yang digunakan adalah Tender-Pascakualifikasi Satu File dengan evaluasi Harga Terendah Sistem Gugur.

Melalui mekanisme tersebut, peserta harus memenuhi persyaratan administrasi, legalitas dan kualifikasi teknis sebelum penawarannya dapat dievaluasi lebih lanjut.

Sistem harga terendah dengan mekanisme gugur juga berarti peserta harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan, tidak hanya mengandalkan penawaran harga.

Delapan Peserta Tercatat Mengikuti Tender

Data yang ditampilkan dalam INAPROC menunjukkan terdapat delapan peserta tender pada paket pengadaan bahan bangunan dan konstruksi TMMD KBM Kedungwungu Todanan.

Para peserta harus memenuhi persyaratan kualifikasi yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan.

Persyaratan tersebut mencakup aspek administrasi dan legalitas, termasuk kewajiban memiliki status wajib pajak yang valid serta dokumen usaha yang sesuai.

Peserta juga harus memiliki kemampuan untuk menjalankan pekerjaan sesuai bidang usaha yang dipersyaratkan dalam paket tersebut.

Dalam dokumen tender juga tercantum persyaratan mengenai pengalaman pekerjaan, kemampuan teknis dan sejumlah dokumen pendukung lainnya.

Peserta diwajibkan menyetujui pakta integritas serta pernyataan peserta sebagai bagian dari proses administrasi pengadaan.

Seluruh persyaratan tersebut menjadi bagian dari mekanisme untuk memastikan penyedia yang nantinya ditetapkan mampu melaksanakan pekerjaan sesuai kebutuhan.

Dukung Aksesibilitas dan Ekonomi Masyarakat Blora

Pengadaan material untuk TMMD KBM Kedungwungu Todanan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan bahan bangunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung pembangunan infrastruktur yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Pembangunan jalan memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat, terutama untuk mobilitas warga dan distribusi berbagai kebutuhan.

Bagi masyarakat di wilayah Kedungwungu, akses jalan yang memadai dapat memberikan kemudahan dalam menjalankan aktivitas sosial maupun ekonomi.

Kelancaran arus barang dan jasa juga dapat membantu memperkuat aktivitas perekonomian masyarakat di tingkat lokal.

Hal tersebut sejalan dengan uraian pekerjaan dalam paket pengadaan yang menyebut pembangunan infrastruktur jalan diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas orang, barang dan jasa sekaligus meningkatkan perekonomian warga setempat.

Dengan demikian, paket pengadaan yang kini ditayangkan melalui INAPROC menjadi salah satu komponen pendukung pelaksanaan kegiatan TMMD KBM Kedungwungu di Kabupaten Blora.

Proses pemilihan penyedia selanjutnya berjalan sesuai tahapan dan ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah yang berlaku.

Setelah penyedia ditetapkan, material yang diperoleh melalui paket tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pekerjaan fisik TMMD di lapangan.

Pembangunan yang dilakukan melalui kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kedungwungu, terutama dalam meningkatkan kualitas akses jalan dan konektivitas wilayah.

Pada akhirnya, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat Blora, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi pertumbuhan aktivitas ekonomi dan peningkatan aksesibilitas warga.