Tuban, MEMANGGIL.CO – Masjid Al-Fajri di Kelurahan Latsari, Kabupaten Tuban, menjadi ruang pertemuan hangat antara kepolisian dan masyarakat pada Sabtu (7/11/2026) pagi.
Melalui kegiatan Subuh Keliling (Suling), jajaran Polresta Tuban tidak hanya hadir untuk menunaikan salat Subuh berjamaah, tetapi juga membuka ruang dialog guna mendengar langsung aspirasi dan keluhan warga.
Kapolresta Tuban Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan hadir didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polresta Tuban.
Kegiatan yang menjadi bagian dari 100 Hari Program Kerja Kapolri tersebut dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Usai melaksanakan ibadah berjamaah, suasana berlanjut dengan komunikasi dua arah. Dalam kesempatan itu, Kapolresta menyampaikan sejumlah pesan keamanan sekaligus mengajak jemaah untuk tidak segan menyampaikan informasi maupun persoalan yang berkembang di lingkungan mereka.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah sosialisasi layanan Call Center Polri 110. Layanan tersebut disiapkan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bantuan kepolisian ketika menghadapi situasi darurat maupun gangguan kamtibmas.
Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan menegaskan, layanan 110 beroperasi selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis melalui telepon seluler maupun telepon rumah.
“Ini adalah komitmen kami agar kepolisian dapat memberikan respons secara cepat ketika terjadi situasi darurat atau gangguan kamtibmas di sekitar Anda. Jadi, jangan ragu menghubungi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan layanan tersebut diharapkan semakin mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Warga pun memiliki saluran komunikasi yang dapat dimanfaatkan ketika mengetahui atau mengalami peristiwa yang membutuhkan penanganan petugas.
Selain itu, Kapolresta turut mengingatkan pentingnya meningkatkan kesadaran dan disiplin dalam berlalu lintas. Kepatuhan terhadap aturan jalan raya menjadi salah satu upaya penting untuk mencegah kecelakaan serta mengurangi risiko fatalitas di jalan.
Perhatian juga diarahkan pada ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Kapolresta mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembangnya peredaran barang terlarang tersebut, terutama demi melindungi generasi muda.
Ia meminta warga tidak bersikap acuh apabila menemukan indikasi mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
“Apabila mengetahui adanya indikasi mencurigakan terkait narkoba atau potensi gangguan keamanan lainnya, segera informasikan kepada kami,” tegasnya.
Melalui kegiatan Subuh Keliling, Polresta Tuban Polda Jawa Timur berharap komunikasi antara kepolisian dan masyarakat semakin terbuka.
Kehadiran polisi di tengah jemaah masjid diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan silaturahmi, tetapi juga membangun kepercayaan serta mendorong partisipasi warga dalam menjaga kamtibmas.
Sebab, keamanan lingkungan tidak dapat diwujudkan oleh kepolisian seorang diri. Dibutuhkan kepedulian dan keterlibatan masyarakat agar setiap potensi gangguan dapat diketahui lebih awal dan ditangani bersama demi terciptanya Kabupaten Tuban yang aman dan kondusif.