Blora, MEMANGGIL.CO - Sebanyak 132 pelaku UMKM di Kabupaten Blora mendapat bantuan gerobak usaha melalui program BRI Peduli. Bupati Blora Arief Rohman meminta para penerima tidak sekadar menggunakan bantuan tersebut, tetapi juga memanfaatkannya untuk mengembangkan usaha, memperluas pemasaran, dan meningkatkan omzet.

Penyerahan bantuan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Jumat (30/10/2026). Bantuan diserahkan Anggota DPR RI Fraksi PKB, Eva Monalisa, didampingi Bupati Blora Arief Rohman yang akrab disapa Gus Arief.

Gus Arief menyebut bantuan gerobak bukan sekadar pemberian sarana fisik. Lebih dari itu, bantuan tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi pelaku usaha kecil agar mampu mengembangkan bisnis dan meningkatkan pendapatan keluarga.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Blora, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ibu Eva Monalisa serta BRI Peduli. Bantuan ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan juga suntikan semangat dan peluang bagi UMKM untuk naik kelas,” kata Gus Arief.

Ia meminta seluruh penerima menjaga dan merawat gerobak yang telah diberikan. Menurutnya, sarana usaha yang lebih bersih, rapi, dan representatif dapat meningkatkan kenyamanan pembeli sekaligus mendukung perkembangan usaha.

Gus Arief juga mengingatkan pentingnya pemasaran digital. Para pedagang diminta tidak hanya mengandalkan penjualan secara langsung, tetapi mulai memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan produk dan menjangkau konsumen lebih luas.

“Setelah penyerahan gerobak ini, tolong dirawat dengan baik. Ibu Eva sudah memperjuangkan bantuan ini dengan harapan dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga panjenengan. Selain itu, manfaatkan juga promosi melalui media digital dan media sosial karena hal tersebut penting untuk meningkatkan penjualan,” pesannya.

Sementara itu, Eva Monalisa berharap bantuan tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap penghasilan penerima manfaat. Ia meminta para pedagang memanfaatkan fasilitas yang diberikan sebaik mungkin agar usaha semakin berkembang.

“Semoga bantuan ini dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan membuka peluang ekonomi bagi para penerima manfaat. Jangan dilihat dari besar atau kecilnya bantuan, tetapi manfaatkanlah sebaik-baiknya,” ujar Eva.

Enam UMKM Lokal Ikut Dilibatkan

Ada hal menarik dalam kegiatan tersebut. Panitia melibatkan enam pelaku UMKM lokal untuk menyediakan makanan dan minuman bagi tamu undangan. Mereka tidak sekadar mengirimkan pesanan, tetapi memasak langsung dagangannya di depan Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora.

Pelaku usaha yang dilibatkan antara lain Pentol Kuah/Siomay Pak Marno dari Jetis, Kue Putu Bu Suprihati dari Jetis Karkaran, Martabak Uciel milik Mas Iwan dari Sasak Buluroto, Martabak Manis Mas Coy dari Jetis, serta Nasi Goreng Bang Zen dari Desa Seren, Kecamatan Sedanwungu.

Keterlibatan pedagang lokal ini menjadi bagian dari upaya memberi ruang promosi sekaligus tambahan penghasilan bagi UMKM. Sajian makanan yang disediakan bahkan habis dinikmati para tamu undangan dan penerima bantuan.

Salah satu pedagang yang ikut dilibatkan, Mas Iwan, mengaku senang mendapat kesempatan tersebut. Ia juga menjadi salah satu penerima manfaat bantuan gerobak.

“Alhamdulillah, perasaan saya sangat bahagia dan senang sekali. Dengan acara seperti ini, kami sebagai pelaku UMKM sangat terbantu,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat lebih sering digelar sehingga semakin banyak pelaku usaha kecil yang memperoleh kesempatan dan dukungan untuk berkembang.

Program bantuan 132 gerobak ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, wakil rakyat, dan dunia usaha dalam mendukung UMKM Blora.

Pemerintah Kabupaten Blora berharap bantuan tersebut tidak berhenti pada penyerahan sarana usaha, tetapi benar-benar mendorong peningkatan kualitas produk, pelayanan, dan pendapatan para pedagang.