Tanpa Dana Covid, Menkeu Ungkap Anggaran Kesehatan 2023 Terealisasi Rp183,2 Triliun

Reporter : Ma'rifah Nugraha
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (tengah) saat konferensi pers Kinerja dan Realisasi APBN 2023 di Jakarta, Selasa (2/1/2024) (Memanggil.co/Antara)

MEMANGGIL.CO - Sri Mulyani Indrawati Menteri Keuangan (Menkeu) membeberkan anggaran kesehatan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 terealisasi sebesar Rp183,2 triliun.

Dalam konferensi pers Kinerja dan Realisasi APBN 2023 di Jakarta, Selasa (2/1/2024), Menkeu mengatakan meski lebih kecil dibanding tahun-tahun sebelumnya, nilai itu terbilang lebih tinggi lantaran tidak mengandung anggaran untuk Covid-19.

Baca juga: Segera Daftar! Ferry Irwandi Umumkan Bantuan UKT untuk Mahasiswa IPK 2.75 ke Atas

“Anggaran kesehatan waktu COVID-19 memang naik, bahkan mencapai Rp312 triliun, sekarang di Rp183,2 triliun. Bedanya dengan masa COVID-19, sebagian digunakan untuk belanja yang berhubungan dengan COVID-19. Jadi, sekarang tanpa COVID-19, sebetulnya belanja kesehatan itu jauh lebih tinggi,” kata Sri Mulyani.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, realisasi anggaran kesehatan pada 2019, yakni masa sebelum pandemi COVID-19, tercatat sebesar Rp113,6 triliun. Kemudian pada tahun berikutnya, realisasi naik menjadi Rp172,3 triliun karena pandemi, dengan rincian Rp52,4 triliun untuk penanganan COVID-19 dan Rp119,9 triliun untuk anggaran kesehatan lainnya.

Baca juga: Nomor Ponsel Diretas, Pejabat Pemkab Tuban yang Ganti Kontak Bertambah Jadi Lima Orang

Tahun 2021, anggaran untuk COVID-19 lebih tinggi dibanding anggaran kesehatan lainnya, yakni masing-masing sebesar Rp188 triliun dan Rp124,4 triliun. Anggaran COVID-19 juga masih disediakan pada 2022 sebesar Rp53,3 triliun, sementara anggaran kesehatan lainnya Rp134,8 triliun.

Baru pada 2023, realisasi anggaran kesehatan tidak menyalurkan dana untuk COVID-19.

Baca juga: Polemik MBG Blora Berlanjut, SPPG Jepon 1 Seso Sebut Banyak Dapur Belum Miliki IPAL

Secara rinci, anggaran kesehatan pada 2023 disalurkan melalui kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp109,5 triliun, non-K/L Rp10,3 triliun, serta transfer ke daerah (TKD) Rp63,4 triliun. (Antara)

Editor : Ma'rifah Nugraha

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru