MEMANGGIL.CO - Warga di pinggir Sungai Bengawan Solo, Desa Sumberpitu, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora dilatih tanggap darurat bencana, Selasa (16/5/2023).
Pelatihan itu dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kegiatan tersebut merupakan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2023.
Baca juga: Pesawat Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Lakukan Pencarian
Direktur Pemulihan Sosial Ekonomi dan Sumberdaya Alam BNPB Eni Supartini mengatakan, wilayah Cepu merupakan daerah rawan banjir akibat luapan Bengawan Solo.
Ia menjelaskan, dalam pelatihan itu, masyarakat dilatih melaksanakan evakuasi mandiri hingga penanganan kebencanaan.
''Ada beberapa titik yang digunakan untuk latihan evakuasi, baik evakuasi orang, hewan ternak, dan di dalamnya juga ada orang disabilitas yang akan dilakukan penanganan khusus,’’ ungkapnya.
Baca juga: Lawan Gugatan Rp 500 Miliar, Danielle Eks NewJeans 'Invasi' Medsos China, Sinyal Karier Global?
Dalam pelatihan itu juga dilakukan simulasi. Peringatan dini dengan membunyikan kentongan sebagai informasi naiknya air bengawan solo hingga meminta masyarakat untuk segera mengungsi.
Diharapkan, dengan pelatihan itu masyarakat punya kepekaan terhadap peringatan dini kebencanaan. Masyarakat pun bisa secara mandiri melakukan evakuasi tanpa harus menunggu tim penanggulangan bencana baik dari BPBD, BNPB, maupun aparat TNI-Polri.
''Yang ketiga masyarakat memahami siapa koordinator lapangannya, sehingga mereka tahu bagaimana mekanisme di dalam kedaruratan,’’ jelas Eni.
Baca juga: Jadi Beban Keuangan, Bupati Pindah 82 Pegawai RSUD dr. Koesma Tuban
Kegiatan tersebut melibatkan ratusan warga desa setempat, tokoh masyarakat, relawan, BPBD, TNI- Polri, Forkompincam.
Hadir pula DPRRI Komisi VIII Sri Wulan dan Asisten 1 bidang Pemerintahan Irfan Agustian Iswandaru mewakili Bupati Blora Arief Rohman, Kepala Pelaksana Harian BPBD Blora Sri Widjanarsih.
Editor : Ma'rifah Nugraha