Jakarta, MEMANGGIL.CO – Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, menghadiri Entry Meeting pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 yang digelar oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI, Kamis (2/4/2026). Kegiatan di Auditorium BPK Perwakilan Provinsi DKI Jakarta ini menjadi tahap awal untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan APBD.
Sumanto didampingi Wakil Ketua DPRD Muhammad Saleh dan Sekretaris DPRD Jateng, Urip Sihabuddin. Menurut Sumanto, proses ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud komitmen bersama dalam menjaga amanah publik.
"Bagi kami di DPRD, proses pemeriksaan oleh BPK RI adalah instrumen krusial untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang disetujui dalam APBD benar-benar mengalir untuk kepentingan rakyat," ujarnya.
Fokus pada Kesejahteraan dan Penurunan Kemiskinan
Sumanto menegaskan, DPRD memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memastikan penganggaran bukan sekadar angka, melainkan cerminan aspirasi masyarakat. Sinergi antara legislatif dan eksekutif diarahkan pada tata kelola yang baik dengan fokus pada dua pilar utama: peningkatan kesejahteraan dan penurunan angka kemiskinan.
"Melalui fungsi anggaran, kami mendorong alokasi yang menyentuh sektor dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur ekonomi kerakyatan. Kami juga berkomitmen menurunkan kemiskinan ekstrem melalui pemberdayaan UMKM, bantuan sosial tepat sasaran, dan perluasan lapangan kerja," paparnya.
Target Opini WTP dan Dampak Nyata
Sumanto menyebutkan, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) menjadi standar minimum yang harus dicapai. Namun, lebih dari itu, pihaknya berharap hasil audit memberikan rekomendasi konstruktif bagi fungsi pengawasan DPRD.
"Kami ingin memastikan program tidak hanya berhasil menyerap anggaran secara administratif, tetapi memberikan dampak nyata bagi pengentasan kemiskinan," tegasnya.
Ia pun mendorong Gubernur Jateng dan jajaran eksekutif untuk mendukung penuh proses audit dengan menyajikan data yang akurat. Sinergi semua pihak dinilai menjadi kunci mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi hasil. (ADV)
Editor : B. Wibowo