Heboh Video Duel Sengit Baku Hantam di Area Pasir Silika Tuban

Reporter : Redaksi
Terlihat duel sengit dua pekerja di area pasir silika Kabupaten Tuban. (dok, memanggil.co)

Tuban, MEMANGGIL.CO – Sebuah video duel sengit dua pekerja di area pencucian pasir silika kawasan Bumen, Desa Margosuko, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mendadak viral di media sosial dan jadi pesan berantai WhatsApp, Minggu (10/5/2026).

Dalam rekaman video amatir yang beredar, dua pria terlihat terlibat baku hantam di tengah lokasi kerja pencucian pasir silika. 

Baca juga: Penyanyi Ashanty Raih Gelar Doktor Unair, Angkat Adaptasi Musisi Lintas Generasi di Era Digital

Perkelahian itu pun sontak menjadi tontonan sejumlah pekerja lain yang berada di sekitar lokasi.

Keduanya tampak saling melayangkan pukulan hingga akhirnya sama-sama tersungkur di atas hamparan pasir silika. Meski sudah jatuh ke tanah, duel panas tersebut masih terus berlanjut.

Bahkan, kedua pekerja itu terlihat saling mengunci tubuh sambil terus berusaha menyerang satu sama lain. 

Situasi di lokasi pun sempat memanas karena keduanya sama-sama emosi dan enggan mengalah.

Tak lama berselang, sejumlah pekerja lain langsung turun tangan untuk melerai perkelahian tersebut. 

Baca juga: Dua Spesialis Curanmor Asal Blora Dibekuk Polisi Tuban

Dua perempuan juga terlihat ikut membantu menenangkan suasana agar duel tidak kembali terjadi.

Meski sempat dipisahkan, kedua pria itu masih terlihat emosi dan beberapa kali berusaha mendekat untuk kembali berduel.

Belum diketahui secara pasti penyebab perselisihan yang memicu perkelahian antarpekerja tersebut. 

Baca juga: ITS Surabaya Perkuat Fasilitas Panjat Tebing Berstandar Internasional, Siap Jadi Pusat Latihan Atlet Jatim

Namun demikian, pihak kepolisian memastikan persoalan itu telah diselesaikan secara damai.

“Sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” ujar Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Bobby Wirawan Wicaksono.

Lebih lanjut, hingga kini polisi masih belum mengetahui secara pasti pemicu duel sengit dua pekerja di area pasir silika tersebut.

Editor : Abdul Rohman

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru