Blora, MEMANGGIL.CO - Memasuki puncak musim kemarau, keluhan batuk, pilek, hingga radang tenggorokan mulai banyak dirasakan masyarakat di Kabupaten Blora. Perubahan suhu yang cukup ekstrem antara pagi, siang, dan malam menjadi salah satu faktor yang memicu meningkatnya gangguan saluran pernapasan.
Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Kabupaten Blora dalam beberapa hari ke depan didominasi kondisi cerah, cerah berawan, hingga berawan dengan suhu udara berkisar 20–32 derajat Celsius.
Kelembapan udara bervariasi antara 40 hingga lebih dari 90 persen, sehingga udara terasa cukup kering pada siang hari, namun dingin saat malam hingga menjelang pagi.
Kondisi tersebut membuat masyarakat lebih rentan mengalami batuk, pilek, influenza, hingga iritasi tenggorokan apabila daya tahan tubuh menurun.
BMKG memprakirakan kondisi cuaca relatif serupa terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Blora, meliputi Kecamatan Blora, Jepon, Kunduran, Ngawen, Cepu, Sambong, Jiken, Bogorejo, Japah, Tunjungan, Banjarejo, Kedungtuban, Kradenan, Randublatung, Jati, dan Todanan.
Mayoritas wilayah diperkirakan mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan pada siang hari, sementara pagi dan malam cenderung lebih sejuk.
Baca juga: Akhirnya Korban Tenggelam di Bengawan Solo Cepu Ditemukan Meninggal Dunia
Perubahan cuaca yang cukup drastis dari udara dingin pada pagi hari menuju panas terik saat siang menjadi salah satu penyebab banyak warga mulai mengeluhkan gejala batuk dan pilek.
Masyarakat diimbau menjaga daya tahan tubuh dengan memperbanyak konsumsi air putih, mengonsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, menggunakan masker apabila mengalami batuk atau pilek, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan saat cuaca sangat panas dan berdebu.
Prakiraan Cuaca BMKG di 16 Kecamatan Kabupaten Blora
Baca juga: Jumat Berkah di Mapolres Blora, Saat Kepedulian Dibagikan dari Tangan Para Polwan
- Blora : Cerah – Cerah Berawan
- Jepon : Cerah – Cerah Berawan
- Kunduran : Cerah – Berawan
- Ngawen : Cerah
- Cepu : Cerah – Cerah Berawan
- Sambong : Cerah
- Jiken : Cerah
- Bogorejo : Cerah
- Japah : Cerah – Berawan
- Tunjungan : Cerah
- Banjarejo : Cerah
- Kedungtuban : Cerah – Cerah Berawan
- Kradenan : Berawan – Cerah
- Randublatung : Cerah Berawan
- Jati : Cerah Berawan
- Todanan : Cerah – Berawan.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap memantau pembaruan prakiraan cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.
Meskipun sedang memasuki musim kemarau, hujan dengan intensitas ringan masih berpotensi terjadi di beberapa titik akibat dinamika cuaca lokal.
Editor : Redaksi