Tutup Turnamen Bahlil Minisoccer Zona 5, Eko Wahyudi Tekankan Sportivitas dan Edukasi Politik bagi Gen Z

Reporter : Redaksi
Penyerahan trofi turnamen Bahlil Minisoccer Zona 5 yang berlangsung sukses dan meriah di Stadion Letjend Soedirman (SLS) Bojonegoro.

Tuban, MEMANGGIL.CO — Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, H. Eko Wahyudi, menutup Turnamen Bahlil Minisoccer Zona 5 yang berlangsung sukses dan meriah di Stadion Letjend Soedirman (SLS) Bojonegoro, Selasa (15/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, H. Eko Wahyudi bersama jajaran DPD Partai Golkar Jawa Timur serta pengurus Partai Golkar dari tiga kabupaten menyerahkan trofi kepada para pemenang.

Baca juga: Enam Hari Air Tak Mengalir, Warga Emerald Garden Sambangi Kantor PDAM Cepu

Sejak pertandingan dimulai hingga rangkaian kegiatan berakhir, suasana kebersamaan dan sportivitas terlihat mewarnai turnamen yang mempertemukan para pelajar dari Kabupaten Tuban, Bojonegoro, dan Lamongan tersebut.

Turnamen bertajuk Bahlil Minisoccer Asyik Menuju Puncak Zona 5 ini diikuti 16 tim sekolah tingkat SMA/sederajat dari tiga kabupaten.

Kompetisi antarpelajar tersebut diinisiasi oleh DPD Partai Golkar Jawa Timur sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga, sekaligus membangun nilai-nilai kebersamaan.

Pada pertandingan final, SMAN 3 Bojonegoro berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan MAN 1 Bojonegoro dengan skor telak 4-0. Hasil tersebut membuat MAN 1 Bojonegoro harus puas menempati posisi juara kedua.

Sementara itu, SMAN 1 Lamongan meraih juara ketiga setelah menumbangkan SMAN 2 Tuban dengan skor 3-2.

H. Eko Wahyudi yang juga merupakan Bendahara DPD Partai Golkar Provinsi Jatim menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pemenang serta apresiasi kepada seluruh sekolah dan pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan turnamen tersebut.

"Selamat kepada para pemenang. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada sekolah-sekolah yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini dan semua pihak yang ikut menyukseskan acara ini," ungkapnya.

Baca juga: Terbaliknya KM Virgo Transport 8, Pakar Hidrodinamika ITS Kritik Abaikan Desain Lambung untuk Laut Terbuka

Ia berpesan agar seluruh pemain tetap menjaga sportivitas dan semangat setelah kompetisi berakhir. 

Menurutnya, kemenangan tidak boleh membuat tim juara pertama menjadi jemawa, sementara tim yang belum berhasil menjadi juara juga tidak boleh putus asa.

"Jaga kebersamaan. Lewat kegiatan ini, kita ingin mengajarkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, rasa percaya diri, serta kerja sama tim kepada para pelajar. Selain itu, olahraga juga menjadi bagian penting dalam membangun pola hidup sehat," ujarnya.

Jadi Ruang Edukasi 

Baca juga: Delapan ABK TBM MT 20 Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bawean

Anggota DPR RI dari Dapil Jawa Timur IX yang meliputi Bojonegoro dan Tuban tersebut menambahkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga ruang edukasi politik yang dikemas secara lebih santai, terbuka, dan dekat dengan kehidupan anak muda.

Menurutnya, pendekatan tersebut dapat menjadi salah satu cara untuk mengenalkan kehidupan demokrasi dan politik kepada pemilih pemula atau generasi Z tanpa harus melalui forum yang kaku.

Lapangan olahraga, lanjut H. Eko Wahyudi, juga dapat menjadi ruang simulasi untuk membangun jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, serta kemampuan mengelola emosi dalam menghadapi persaingan.

"Mini Soccer ini juga mendekatkan Partai Golkar dengan anak muda melalui kegiatan fisik yang sedang tren di masyarakat, khususnya sepak bola. Ini menjadi wadah positif untuk menyalurkan minat olahraga sekaligus menjaring bibit atlet muda berprestasi," pungkasnya.

Editor : Abdul Rohman

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru