Air PDAM Tak Mengalir Saat Kemarau, Warga Gersi Jepon Minta Bantuan Polres Blora

Reporter : Redaksi
Bantun air bersih dari Polres Blora. (Istimewa)

Blora, MEMANGGIL.CO - Kesulitan mendapatkan air bersih dirasakan warga Desa Gersi, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, di tengah musim kemarau. Kondisi semakin menyulitkan setelah aliran air PDAM yang biasa digunakan warga tidak mengalir.

Situasi tersebut membuat warga mencari bantuan untuk mendapatkan pasokan air bersih. Permintaan itu kemudian direspons jajaran Polres Blora dengan mengirimkan satu tangki air ke wilayah Desa Gersi.

Baca juga: 5 Kasus Narkoba Dibongkar Satresnarkoba Polres Blora dalam 2 Bulan, 8 Tersangka Diciduk

Wakapolres Blora Kompol Slamet Riyanto mengatakan kepolisian segera berkoordinasi setelah mendapat informasi adanya warga yang mengalami kesulitan air bersih. Desa Gersi juga berada di wilayah yang relatif dekat dengan Mapolres Blora.

“Nggih, coba kami koordinasikan,” ujar Kompol Slamet Riyanto kepada awak media ini, Sabtu (3/10/2026). 

Setelah informasi diterima, jajaran Polres Blora kemudian mengirimkan satu tangki air bersih untuk membantu kebutuhan warga. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan persoalan warga yang kesulitan memperoleh air di tengah musim kemarau.

Warga Desa Gersi, Kecamatan Jepon, Didik Sujaidi, mengaku bantuan tersebut cukup membantu warga. Air yang disalurkan bahkan disebut dapat memenuhi kebutuhan warga dalam satu RT.

“Alhamdulillah mas, sangat membantu mas,” kata Didik.

Baca juga: Kisah Dua Polisi yang Selamat dari Tragedi 1948 di Ngawen Blora

Didik mengatakan pasokan air tersebut setidaknya membuat kebutuhan air warga di lingkungannya menjadi lebih tercukupi.

“Lumayan satu RT-ku sudah lumayan nyukupi, mas,” ujarnya.

Persoalan kekeringan memang masih menjadi perhatian di Kabupaten Blora memasuki Oktober 2026. Status tanggap darurat bencana kekeringan di Blora masih diberlakukan setelah ditetapkan sejak awal Agustus 2026.

Baca juga: Keributan Pesta, Pelaku Z Tusuk SP di Jiken Blora

Kondisi kemarau juga terlihat dari menyusutnya sejumlah sumber air di Blora. Waduk Tempuran, misalnya, dilaporkan mengalami penyusutan volume air secara drastis setelah tidak diguyur hujan selama beberapa bulan.

Sebelumnya, jajaran Polres Blora juga telah menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan. Pada September 2026, Polres Blora bersama Bidpropam Polda Jawa Tengah menyalurkan enam tangki air bersih kepada warga Dukuh Kemuning, Desa Genjahan, Kecamatan Jiken.

Bagi warga Gersi, satu tangki air yang dikirimkan kepolisian menjadi bantuan penting ketika aliran PDAM tidak mengalir. Warga berharap pasokan air bersih dapat terus tersedia selama kondisi kemarau dan kesulitan air masih berlangsung.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru