MEMANGGIL.CO - Rembang dikenal dengan pesona alam dan pantainya yang indah. Banyak wisatawan datang ke kota ini untuk menikmati pantai-pantainya yang memikat, seperti Pantai Karang Jahe, Pantai Caruban, Pantai Pasir Putih Wates, dan Pantai Jati Sari.

Namun, Rembang juga menyimpan keindahan alam lain yang masih jarang dikunjungi loh. Salah satu wisata yang mulai menarik perhatian adalah Waduk Panohan.

Waduk Panohan ini punya pemandangan yang luar biasa. Di tepiannya, banyak pepohonan hijau dan latar pegunungan yang bikin suasana jadi lebih adem dan sejuk, cocok banget buat yang ingin melepas penat dari keramaian kota.

Udara di sekitar waduk ini terasa sejuk dan segar, jauh dari kesan panas yang biasa melekat di Rembang, terutama saat musim kemarau.

Waduk Panohan sendiri terletak di Desa Panohan, Kecamatan Gunem, Rembang, Jawa Tengah. Pembangunan waduk ini menghabiskan dana sekitar Rp22,31 miliar dan berada di bawah pengelolaan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

Selain buat wisata, waduk ini sebenarnya dibangun untuk membantu pengairan sawah penduduk sekitar yang mayoritas petani dan juga memenuhi kebutuhan air bersih warga.

Sekarang, Waduk Panohan ini nggak cuma buat penampungan air, tapi juga jadi destinasi wisata favorit. Bentuknya unik, dengan tebing berundak-undak mirip piramida. Di beberapa bagian tebing, sudah ada pijakan, jadi pengunjung bisa naik ke atas untuk menikmati pemandangan yang lebih luas.

Ada juga anjungan berpagar yang agak menjorok ke tengah waduk, tempat yang pas buat melihat keseluruhan waduk dari atas.

Bagi pengunjung yang suka pemandangan sunrise atau sunset, waduk ini adalah tempat yang tepat. Pagi hari, kamu bisa lihat matahari muncul di antara kabut tipis, menciptakan suasana yang tenang dan indah.

Sementara sore hari, warna jingga matahari terbenam membuat waduk ini terlihat makin cantik. Nggak heran kalau banyak orang yang datang sekadar untuk foto-foto dan mengabadikan momen.

HUT RI

Waduk Panohan ini juga jadi favorit para fotografer untuk sesi foto prewedding atau foto model karena spot fotonya yang unik. Selain itu, di sini juga tersedia fasilitas seperti parkiran, mushola, kamar mandi, dan beberapa warung yang menjual makanan dan minuman. Bagi yang datang dari luar kota, tersedia penginapan buat yang mau menikmati malam di sekitar waduk.

Di sekitar waduk, juga ada area yang sering digunakan buat camping, terutama oleh pelajar. Tempat ini memang cocok buat camping karena suasananya yang masih alami. Untuk tarif masuknya sendiri cukup terjangkau, sekitar Rp3.000 untuk motor, Rp8.000 untuk mobil, dan Rp15.000 untuk bus.

Kalau kamu pengen pengalaman wisata yang beda, di Waduk Panohan juga ada river tubing, yaitu kegiatan meluncur di sungai menggunakan ban. Arus sungai yang cukup deras dan bebatuan di sepanjang jalur bikin aktivitas ini menantang dan seru. Pemandangan di kanan-kiri sungai yang alami bikin pengalaman river tubing di sini makin seru dan nggak terlupakan. Cukup bayar Rp20.000, kamu sudah bisa nikmatin sensasi river tubing yang menyenangkan.

Setiap tempat wisata tentu ada kelebihan dan kekurangannya. Kelebihan Waduk Panohan ini jelas dari alamnya yang masih asri dan udara yang segar. Tempat ini juga bisa jadi pengingat pentingnya menjaga alam. Tapi sayangnya, fasilitas di sini masih kurang lengkap. Jalannya juga agak kurang baik, jadi semoga ke depannya bisa ada perbaikan biar makin nyaman buat pengunjung.

Nah, buat kamu yang pengen cari suasana baru selain pantai di Rembang, Waduk Panohan bisa jadi pilihan menarik buat liburan atau sekadar weekend getaway!

Penulis: Alweebee

Editor: Anwar