Blora, MEMANGGIL.CORumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Blora terus menunjukkan kualitasnya sebagai fasilitas kesehatan rujukan terbesar di wilayah setempat. Upaya untuk menarik sekaligus mempertahankan dokter-dokter spesialis menjadi salah satu fokus utama manajemen RSUD, sebagaimana disampaikan Kabag Umum RSUD Blora, Nurwanto Adi Prakoso, S.Kep., Ns., M.M. Senin 17/11/2025.

Menurutnya, berbagai langkah strategis dilakukan agar para spesialis merasa nyaman, dihargai, dan siap memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

‎Nurwanto menyebutkan bahwa hingga saat ini RSUD Blora tercatat sebagai rumah sakit dengan formasi dokter spesialis terlengkap di Kabupaten Blora. Bahkan, beberapa rumah sakit di daerah lain turut memanfaatkan tenaga dokter dari RSUD Blora untuk membantu pelayanan medis mereka. Kondisi ini membuktikan bahwa kualitas sumber daya manusia RSUD Blora telah diakui secara luas.

‎Salah satu strategi utama yang diterapkan yaitu sistem remunerasi (remontrasi) yang memberikan tambahan penghasilan di luar gaji pokok.

‎“Remontrasi ini Alhamdulillah disambut baik para dokter. Ibaratnya, penghasilan mereka bisa melampaui gaji pokok,” ungkap Nurwanto. Sistem ini dianggap efektif sebagai bentuk apresiasi serta motivasi agar dokter terus meningkatkan kualitas layanan.

‎Strategi kedua yang diterapkan yaitu memberikan dukungan penuh kepada dokter yang ingin mengembangkan kompetensinya melalui pendidikan spesialis lanjutan.

‎Ketika dokter mengajukan rekomendasi untuk mengambil spesialis tertentu di luar daerah, pihak RSUD Blora selalu memberi persetujuan. Tentu hal tersebut tetap mempertimbangkan analisis jabatan dan ketersediaan formasi, namun prinsipnya rumah sakit ingin mendukung kemajuan karier setiap tenaga medis.

‎Selain itu, manajemen RSUD juga memastikan bahwa para dokter mendapat ruang berkembang secara profesional maupun akademik. Lingkungan kerja yang suportif, fasilitas medis yang memadai, serta pola komunikasi yang terbuka turut menjadi faktor penting dalam mempertahankan tenaga spesialis.

‎ “Kami ingin para dokter merasa tumbuh bersama RSUD Blora,” tegas Nurwanto.

‎Pemanfaatan Layanan Nefrologi Paling Tinggi

‎Tidak hanya memperkuat SDM, RSUD Blora juga mendorong optimalisasi fasilitas unggulan, terutama pada layanan Keperawatan Jantung, Stroke, dan Urenefrologi (KJSU). Saat ini, layanan hemodialisis (HD) menjadi salah satu program unggulan yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat. RSUD memiliki sekitar 26 unit alat hemodialisis, menjadikannya salah satu fasilitas HD terbesar di kawasan Blora dan sekitarnya.

‎Menurut Nurwanto, pemanfaatan layanan nefrologi ini sangat tinggi, terutama dari peserta BPJS Kesehatan.

‎“Hampir 95 persen pasien hemodialisis berasal dari BPJS. Alhamdulillah masyarakat sangat puas dengan pelayanan HD kami,” jelasnya.

‎ Tingginya angka kunjungan menjadi bukti bahwa layanan tersebut berhasil menjawab kebutuhan pasien gagal ginjal kronis di daerah.

‎RSUD Blora juga terus meningkatkan standar pelayanan dengan memastikan ketersediaan alat kesehatan mutakhir, kenyamanan ruangan, serta kedisiplinan tenaga medis. Hal ini menjadi bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga berkualitas dan humanis.

‎Keberhasilan layanan nefrologi sekaligus memperkuat posisi RSUD Blora sebagai rumah sakit daerah dengan fasilitas unggulan yang benar-benar dimanfaatkan masyarakat. Tidak hanya menjadi pusat rujukan, tetapi juga menjadi tempat yang dipercaya oleh keluarga pasien untuk mendapatkan perawatan jangka panjang.

‎Dengan strategi manajemen SDM yang kuat, ditambah fasilitas unggulan yang dimaksimalkan, RSUD Blora terus menegaskan komitmennya menjadi rumah sakit yang maju, modern, dan kompetitif.

‎ “Harapan kami, masyarakat semakin mudah mengakses layanan berkualitas tanpa harus jauh-jauh ke luar kota. Dan kami pastikan, RSUD Blora akan terus berbenah,” tutup Nurwanto.