Cepu, MEMANGGIL.CO - Tahun 2025 menjadi periode penting bagi penguatan infrastruktur RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Bagaimana tidak, dukungan anggaran pemerintah pusat dan daerah dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana rumah sakit setempat.

Peningkatan infrastruktur ini menjadi fondasi penting dalam mendukung pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, dan sesuai standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Direktur RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, drg. Wilys Yuniarti, melalui Kabid Penunjang RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, Andi Nurrohman, menyampaikan bahwa rumah sakit menerima empat kegiatan pembangunan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Total nilai anggaran dari DAK tersebut mencapai sekitar Rp16 miliar. Anggaran tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan fasilitas yang langsung berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Selain DAK, dukungan dari APBD juga digunakan untuk pembangunan optimalisasi parkir serta perbaikan pagar rumah sakit. Secara keseluruhan, terdapat enam kegiatan fisik yang dilaksanakan sepanjang tahun 2025 dan seluruhnya telah diselesaikan dengan baik.

“Alhamdulillah, semua kegiatan berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan memenuhi standar kualitas,” ujarnya kepada Memanggil.co, ditulis Jumat (6/2/2026). 

Ia menegaskan bahwa setiap kegiatan pembangunan dilakukan dengan pengawasan ketat agar hasilnya benar-benar sesuai kebutuhan rumah sakit dan masyarakat.

Peningkatan infrastruktur ini bertujuan untuk menunjang pelayanan kesehatan agar lebih nyaman dan efisien.

Dengan infrastruktur yang memadai, aktivitas pelayanan medis dapat berjalan lebih lancar, mulai dari pelayanan rawat jalan, rawat inap, hingga tindakan medis lanjutan.

Sate Pak Rizki

Dengan fasilitas yang semakin memadai, RSUD dr. R. Soeprapto Cepu optimistis dapat meningkatkan kapasitas layanan kepada masyarakat Blora dan sekitarnya.

Lebih dari itu, penguatan sarana dan prasarana juga menjadi langkah strategis untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan kondusif bagi tenaga kesehatan.

Infrastruktur yang baik akan membantu dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya bekerja secara optimal tanpa terkendala fasilitas.

Selain aspek teknis, pembangunan fisik ini juga memberikan dampak positif terhadap citra rumah sakit sebagai fasilitas layanan publik yang terus berkembang dan berbenah.

Masyarakat diharapkan semakin percaya dan nyaman memanfaatkan layanan kesehatan di RSUD dr. R. Soeprapto Cepu.

Ke depan, pihak rumah sakit berharap dukungan dari pemerintah pusat dan daerah dapat terus berlanjut agar proses peningkatan infrastruktur dapat dilakukan secara berkesinambungan.

Dengan sinergi yang kuat antara manajemen rumah sakit dan pemerintah, RSUD dr. R. Soeprapto Cepu menargetkan pelayanan kesehatan yang semakin modern, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.