Blora, MEMANGGIL.CO - Pemerintah Kabupaten Blora menyebut kondisi perekonomian daerah pada 2025 menunjukkan tren positif. Hal itu disampaikan Bupati Blora melalui unggahan di media sosial yang mengutip data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Bupati Blora, H. Arief Rohman atau yang akrab disapa Gus Arief, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah berdasarkan angka BPS, pertumbuhan ekonomi dan penurunan kemiskinan di Kabupaten Blora pada tahun 2025 mengalami tren yang positif berkat kerja sama seluruh pihak,” tulisnya dalam unggahan Instagram resminya, dikutip Memanggil.co pada Jumat (13/3/2026). 

Dalam data tersebut disebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Blora pada 2025 mencapai 5,34 persen, meningkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

“Pertumbuhan ekonomi kita di 2025 berhasil tumbuh 5,34 persen, lebih tinggi dari 2024,” ujar Gus Arief.

Selain itu, pemerintah daerah juga mencatat adanya penurunan angka kemiskinan di wilayah tersebut.

Berdasarkan data yang disampaikan, tingkat kemiskinan di Kabupaten Blora turun menjadi 10,68 persen pada 2025.

“Kemiskinan berhasil ditekan turun menjadi 10,68 persen di tahun 2025,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Blora menilai capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Ke depan, Pemkab Blora berkomitmen untuk terus memperkuat sektor-sektor ekonomi strategis guna menjaga pertumbuhan sekaligus menekan angka kemiskinan.

“Kami terus berkomitmen agar tahun 2026 nanti ekonomi terus tumbuh,” ujar Gus Arief.

Sate Pak Rizki

Menurutnya, sejumlah sektor akan menjadi fokus penguatan, di antaranya sektor migas dari sumur rakyat, ekonomi kreatif, serta pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Kami akan menggenjot sektor migas, ekonomi kreatif, dan UMKM,” katanya.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerintah daerah juga menargetkan program-program pemberdayaan masyarakat terus diperkuat guna menekan angka kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem.

“Kemiskinan akan terus dikeroyok bersama dengan berbagai program pemberdayaan agar kemiskinan ekstrem semakin ditekan,” tegasnya.

Data tersebut sekaligus menjadi gambaran perkembangan kondisi sosial ekonomi Kabupaten Blora dalam beberapa tahun terakhir yang menunjukkan tren penurunan angka kemiskinan secara bertahap.

Pemerintah daerah berharap tren positif tersebut dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan di daerah.