Surabaya, MEMANGGIL.CO - Tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, merancang Sanitary On The Go (SOTG), mesin penjual pembalut otomatis berbasis Internet of Things (IoT) untuk menjawab keterbatasan akses produk sanitasi perempuan di ruang publik.
Muhammad Fikri Kusumadinata dari Departemen Teknik Elektro Otomasi (DTEO) Fakultas Vokasi ITS menjelaskan, mesin ini memungkinkan pengguna membeli pembalut melalui layar sentuh dengan metode pembayaran non-tunai.
"Prosesnya dibuat sederhana agar pengguna dapat memperoleh produk dengan cepat," ujar Fikri, Senin (17/08/2026).
Sistem SOTG dibangun dengan arsitektur yang menghubungkan antarmuka pengguna, server lokal, layanan cloud, dan perangkat keras.
Integrasi tersebut memungkinkan pemantauan data transaksi, stok, dan kondisi mesin secara real-time dan jarak jauh.
Berdasarkan pengujian, mesin mampu mengeluarkan produk dalam beberapa detik dengan tingkat konsistensi yang baik.
"Komunikasi data antar subsistem juga menunjukkan latensi rendah," imbuhnya.
Menurut Fikri, inovasi ini cocok diterapkan di sekolah, kampus, kantor, dan fasilitas umum lain yang memiliki mobilitas tinggi.
"Kehadiran mesin tersebut dapat membantu menyediakan akses produk sanitasi pembalut secara lebih mudah," katanya.
Tim pengembang menargetkan SOTG dapat dikembangkan lebih lanjut dengan fitur yang lebih adaptif. Inovasi ini juga sejalan dengan SDGs poin 3 dan poin 9.