Rembang, MEMANGGIL.CO - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Soditan Lasem menyatakan akan menanggung seluruh biaya pengobatan siswa SMAN 1 Lasem yang mengalami keluhan kesehatan setelah menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut diambil setelah 752 siswa dilaporkan mengalami gejala seperti muntah dan diare pada Kamis (3/9/2026).
Kepala SPPG Soditan Lasem, Achmad Sholeh Syarifudin, mengatakan pihaknya meminta maaf kepada siswa, orang tua, dan sekolah atas kejadian tersebut. Ia menegaskan penanganan terhadap siswa yang terdampak menjadi prioritas, termasuk memastikan biaya perawatan tidak dibebankan kepada keluarga korban.
“Kami meminta maaf sebesar-besarnya kepada pihak sekolah, orang tua, dan para siswa. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan penanganan medis berjalan optimal tanpa membebankan biaya sepeser pun kepada korban,” kata Achmad, Kamis (3/9/2026).
Komitmen pembiayaan itu disampaikan setelah sejumlah siswa harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas. Pihak SPPG juga mendatangi para siswa yang menjalani perawatan. Selain memberikan santunan, mereka meminta maaf secara langsung kepada korban dan berdialog dengan siswa mengenai kondisi yang dialami.
Kepala SMAN 1 Lasem, Juhartutik, membenarkan pihak SPPG langsung mendatangi sekolah setelah kejadian. Dalam pertemuan tersebut, SPPG menyampaikan permintaan maaf sekaligus memberikan penjelasan mengenai proses pengolahan makanan MBG yang didistribusikan kepada para siswa.
“Pihak SPPG langsung datang menyampaikan permintaan maaf, kemudian menjelaskan kronologi, cara memasak, waktu dan seterusnya. Kami juga memberikan beberapa masukan,” ujar Juhartutik.
Menurut Juhartutik, pihak sekolah juga telah menerima komitmen SPPG untuk menanggung biaya pengobatan siswa yang mengalami keluhan kesehatan. Namun, ia meminta kondisi siswa yang masih menjalani perawatan tetap dipantau sampai dinyatakan pulih.
Kasus ini menambah sorotan terhadap pelaksanaan program MBG, khususnya terkait keamanan pangan sebelum makanan dikonsumsi oleh penerima manfaat. Sebanyak 752 siswa SMAN 1 Lasem dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah menyantap makanan MBG. Gejala yang muncul antara lain muntah dan diare, sementara sebagian siswa harus mendapatkan penanganan medis.