Rembang, MEMANGGIL.CO - Puluhan siswa MAN 2 Rembang masih mendapat penanganan medis setelah mengalami diare dan sejumlah keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan konsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebagian siswa menjalani perawatan di puskesmas, sementara 11 siswa lainnya masih dirawat di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang.
Kondisi tersebut membuat pihak sekolah mengambil langkah antisipasi dengan menerapkan pembelajaran secara daring pada Rabu (9/9/2026). Kebijakan tersebut dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada siswa memulihkan kondisi kesehatan sekaligus memudahkan sekolah memantau perkembangan siswa yang masih menjalani perawatan.
Kepala MAN 2 Rembang, Achmad Syuhada, mengatakan pembelajaran daring diberlakukan sebagai langkah sementara menyusul adanya sejumlah siswa yang mengalami gangguan kesehatan. Pihak sekolah juga terus melakukan komunikasi dengan orang tua siswa untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi mereka.
“Kita daring pembelajaran hari ini, karena terkait pemulihan kondisi anak-anak, sekaligus pemantauan terhadap anak-anak yang dirawat. Kita komunikasi dengan orang tua siswa,” ujar Achmad.
Menurutnya, komunikasi dengan orang tua dilakukan secara berkelanjutan, terutama untuk mengetahui perkembangan siswa yang masih menjalani perawatan. Sekolah ingin memastikan kondisi para siswa dapat terpantau meski kegiatan belajar mengajar dilakukan dari rumah.
Selain mengubah pola pembelajaran, pihak sekolah juga melakukan sejumlah langkah pencegahan di lingkungan MAN 2 Rembang.
Salah satunya dengan melakukan pembersihan fasilitas sekolah, termasuk toilet yang menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Achmad mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar gangguan kesehatan yang dialami sejumlah siswa tidak semakin meluas. Terlebih, diare dapat menular sehingga kebersihan lingkungan sekolah menjadi perhatian.
“Kita hari ini pembersihan toilet dan kedua dikhawatirkan kalau masih ada yang diare banyak siswa. Karena diare itukan menular,” ungkapnya.
11 Siswa Masih Dirawat di RSUD
Dari sejumlah siswa yang mendapat penanganan medis, sebanyak 11 siswa masih menjalani rawat inap di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang. Sementara siswa lainnya mendapat perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan tingkat pertama, termasuk puskesmas.
Achmad memastikan kondisi 11 siswa yang masih menjalani perawatan di RSUD Rembang saat ini dalam keadaan baik. Meski demikian, pihak sekolah tetap melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan keluarga masing-masing siswa.
Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan setiap perkembangan kondisi siswa dapat diketahui oleh sekolah. Koordinasi dengan orang tua juga menjadi bagian penting dalam menentukan langkah sekolah selanjutnya.
Sebelumnya, puluhan siswa MAN 2 Rembang mengalami diare setelah menyantap menu MBG. Keluhan kesehatan tersebut kemudian membuat sejumlah siswa harus mendapatkan penanganan medis di puskesmas maupun rumah sakit.
Hingga Rabu (9/9/2026), pihak sekolah masih melakukan pemantauan terhadap kondisi para siswa. Sekolah juga mengambil sejumlah langkah pencegahan, termasuk menerapkan pembelajaran daring dan meningkatkan kebersihan lingkungan sekolah untuk mengantisipasi munculnya kasus serupa.