Rembang, MEMANGGIL.CO - Perayaan ulang tahun ke-7 Pollos Hotel and Gallery Rembang tidak digelar dengan seremoni di dalam hotel. Manajemen justru mendatangi pekerja pembangunan jembatan di tiga lokasi berbeda untuk membagikan makan siang.
Aksi sosial tersebut digelar Senin (21/9/2026) dengan menyasar pekerja proyek jembatan di Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang, Desa Karasgede, Kecamatan Lasem, dan Dukuh Mbadeg, Desa Sridadi, Kecamatan Rembang.
Para pekerja di masing-masing lokasi menerima meal box sebagai bentuk apresiasi atas pekerjaan mereka membangun fasilitas infrastruktur yang digunakan masyarakat.
Direktur Utama Pollos Hotel and Gallery Rembang, Dedi Rosadi, mengatakan pekerja lapangan dipilih sebagai penerima apresiasi karena peran mereka dalam pembangunan infrastruktur kerap tidak terlihat setelah sebuah proyek selesai.
“Sebetulnya ini salah satu cara kami menghargai dan menghormati para pekerja yang kadangkala setelah pembangunan dilupakan. Nah, ini kami berusaha untuk memberitahukan kepada masyarakat juga bahwa tanpa mereka, tanpa Pak Latif dan teman-teman ini, tidak akan terlaksana jembatan yang baik, bagus, penghubung antarwilayah,” kata Dedi.
Menurut Dedi, pemberian makan siang tersebut sengaja dilakukan langsung di lokasi pekerjaan. Dengan cara itu, manajemen hotel dapat bertemu dan memberikan apresiasi secara langsung kepada para pekerja yang sehari-hari berada di lapangan.
Pekerja Jembatan Kaget Dapat Apresiasi
Salah satu pekerja pembangunan jembatan di Desa Kaliombo, Latif, mengaku tidak menyangka mendapat perhatian dari pihak hotel.
Dia mengatakan para pekerja menerima pemberian tersebut sebagai bentuk penghargaan terhadap pekerjaan yang mereka lakukan.
“Kami terima kasih sekali atas semua perhatian. Ini kami anggap sebagai penghargaan bagi kami. Maaf, kami tidak pernah tahu itu apa Hotel Pollos karena kami memang belum pernah ke sana, tapi beliau-beliau sudah mengetahui bahwa ada pekerjaan di sini,” ujar Latif.
Di lokasi Kaliombo, terdapat 13 pekerja yang terlibat dalam pembangunan jembatan. Mereka bekerja mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB.
Pembangunan jembatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas akses kendaraan sekaligus memperbaiki kondisi jembatan lama yang dinilai sudah tidak memadai.
Jembatan Kaliombo Diperlebar Jadi 5 Meter
Jembatan di Desa Kaliombo sebelumnya memiliki lebar sekitar 3 meter dengan panjang sekitar 9,5 meter. Selain relatif sempit, jembatan tersebut juga mengalami kerusakan akibat banjir.
Dalam pembangunan baru, ukuran jembatan diperbesar menjadi sekitar 5 meter dengan panjang 10 meter.
Perubahan ukuran tersebut ditujukan agar jembatan dapat dilalui kendaraan roda empat dengan lebih leluasa, termasuk kendaraan berukuran besar.
“Yang dulu itu baru 3 meter untuk lebarnya, panjang 9,5 meter. Sekarang dijadikan lebar 5 meter, panjang 10 meter, sehingga sudah memenuhi untuk kendaraan yang lebih gede bisa masuk, seperti truk dan lain sebagainya,” kata Latif.
Dengan ukuran tersebut, keberadaan jembatan diharapkan dapat mendukung aktivitas warga sekaligus memperlancar mobilitas kendaraan yang melintas di wilayah tersebut.
Apresiasi untuk Pekerja di Balik Infrastruktur
Kegiatan yang dilakukan Pollos Hotel and Gallery Rembang tidak hanya menyasar satu lokasi. Manajemen mendatangi tiga titik pembangunan jembatan untuk memberikan perhatian serupa kepada pekerja.
Bagi pihak hotel, pekerja konstruksi merupakan bagian penting dari proses pembangunan fasilitas publik. Infrastruktur yang kemudian digunakan masyarakat tidak terlepas dari pekerjaan para pekerja di lapangan.
Dedi mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-7 Pollos Hotel and Gallery Rembang.
Alih-alih sekadar membuat perayaan internal, pihak hotel memilih membagikan makan siang kepada pekerja yang sedang menjalankan aktivitas pembangunan.
Menurut manajemen, bentuk apresiasi tersebut sederhana, tetapi diharapkan dapat menunjukkan penghargaan terhadap tenaga dan waktu yang dicurahkan para pekerja.
Pembangunan jembatan sendiri memiliki dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat. Jembatan menjadi penghubung antarkawasan sekaligus bagian dari infrastruktur yang menunjang aktivitas warga dan distribusi barang.
Apresiasi kepada pekerja konstruksi dinilai menjadi bagian dari perhatian terhadap orang-orang yang berada di balik pembangunan infrastruktur tersebut.
Melalui kegiatan HUT ke-7 ini, Pollos Hotel and Gallery Rembang ingin membawa perayaan ulang tahunnya keluar dari lingkungan hotel dan lebih dekat dengan masyarakat, termasuk para pekerja yang sehari-hari membangun fasilitas publik di berbagai wilayah Kabupaten Rembang.