Lontong Opor Pak Pangat, Kuliner Legendaris Khas Blora Langganan Para Pejabat


Lontong opor Pak Pangat. (Foto: Dok. Pribadi/Memanggil.co)

MEMANGGIL.CO - Di Desa Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, terdapat warung makan kuliner legendaris khas Blora yang sulit ditemukan di tempat lain. Namanya warung makan lontong opor Pak Pangat.

Warung makan ini sejak tahun 1998 sudah dikenal banyak orang. Di era Bupati Blora, Arief Rohman, bahkan kerap dibranding menjadi simbol keunikan dan potensi lokal yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah.

Baca juga:

Pengakuan pengunjung bernama Nugraha, bahwa menyantap kuliner lontong opor Pak Pangat memberikan pengalaman tersendiri baginya.

"Opor Ngloram ini menurut saya mampu menggoyang lidah dan memuaskan para penikmatnya. Sekali mencicipi kuliner ini akan membuat ketagihan," ujarnya pada Memanggil.co, Sabtu (12/7/2025).

Lokasi kuliner ini sendiri tidak jauh dari Bandara Ngloram. Untuk mencapai warung makan ini dari Bandara Ngloram, hanya membutuhkan waktu sekitar 2 menit.

Warung makan ini bisa dibilang sangat sederhana. Tempatnya menyerupai rumah biasa dengan bangunan berbahan kayu. Di depan warung makan ini, ada banner sederhana bertuliskan "Opor Ayam Pak Pangat".

Diakui Nugraha, kesederhanaan warung makan ini tidak mengurangi popularitasnya di kalangan pelanggan yang datang dari berbagai daerah.

"Para pejabat dari berbagai daerah kerap berdatangan untuk menyantap kuliner lontong opor Pak Pangat," ungkapnya, membeberkan warung makan ini dibuka mulai pukul 8.00 pagi hingga 13.00 WIB siang.

Setelah merasakan sendiri, cita rasa kuliner opor Pak Pangat ini memang berbeda dari opor ayam pada umumnya. Kuahnya berwarna agak kemerahan dan teksturnya lebih kental, dengan rasa gurih yang sedikit pedas karena cabai rawit utuh yang dimasukkan ke dalam kuah.

Baca juga:

Kelezatan semakin sempurna dengan rempah-rempah yang melimpah, taburan bawang goreng, dan daging ayam yang empuk. Keunikan rasanya terletak pada proses pembuatannya yang masih sangat tradisional.

Cara memasaknya dengan tungku besar menggunakan kayu jati sebagai bahan bakar. Penyajiannya juga menarik, opor ditempatkan dalam mangkok besar dan lontong disusun berjajar dalam wadah, sehingga konsumen bisa mengambilnya sesuai selera.

Berdiri Sejak 1997

Tampak depan warung makan opor Pak Pangat di Desa Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. (Foto: Dok. Pribadi/Memanggil.co)

Baca juga:

Warung ini telah berdiri sejak tahun 1997, dan Pak Pangat tetap mempertahankan cita rasa opor ayamnya yang khas. Meski telah puluhan tahun berlalu, keunikan rasa yang dihasilkan dari cara masak alami dengan kayu jati, serta harga yang terjangkau, terus menarik banyak pelanggan.

Peminat kuliner ini tidak hanya berasal dari Blora dan sekitarnya, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Hal ini terbukti dari banyaknya mobil dengan plat nomor luar daerah yang parkir di depan warung.

Setiap kali ada kunjungan pejabat atau tamu penting ke Kabupaten Blora, sajian lontong opor ayam kampung yang seakan menjadi menu wajib.

Saat ini, warung makan ini telah membuka cabang terletak di pinggir jalan raya tepatnya di Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon, yang lokasinya tidak jauh dari SPBU Jepon.

Editor :

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru