Pemudik Padati Stasiun Cepu, Kedatangan Penumpang Tembus Dua Kali Lipat

Reporter : Abdul Sobirin
Suasana di Stasiun Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. (Memanggil.co/Ist)

Cepu, MEMANGGIL.CO – Pada hari keenam masa Angkutan Lebaran 2026, arus penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang menunjukkan tren peningkatan signifikan, khususnya di Stasiun Cepu.

Data menunjukkan jumlah penumpang yang turun jauh lebih banyak dibandingkan penumpang yang berangkat. Kondisi ini menegaskan bahwa Cepu menjadi salah satu tujuan utama para pemudik pada momen Lebaran tahun ini.

Baca juga: Tarawih di Masjid Bina Patra Cepu, Bupati Blora Singgung tentang Penataan Plaza Cepu dan Sekolah Rakyat

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyebut mayoritas penumpang yang tiba berasal dari berbagai kota besar di Pulau Jawa.

“Mayoritas penumpang berasal dari Jakarta, Bekasi, Karawang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya hingga Malang,” ujarnya, ditulis Selasa (17/3/2026). 

Menurutnya, kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan mudik jarak jauh karena dinilai lebih aman, nyaman, dan tepat waktu.

“Kereta api menjadi moda favorit karena aman dan nyaman,” kata Luqman.

Lonjakan penumpang yang turun di Stasiun Cepu juga berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Kehadiran para pemudik disebut turut menggerakkan roda perekonomian di wilayah sekitar.

“Momentum mudik ini ikut menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Tak hanya di Cepu, sejumlah stasiun lain di wilayah Daop 4 Semarang juga mencatat peningkatan jumlah penumpang, di antaranya Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Pekalongan, Stasiun Pemalang, dan Stasiun Ngrombo.

Adapun kereta api yang paling banyak digunakan penumpang tujuan Cepu antara lain KA Ambarawa Ekspres, KA Airlangga, serta KA Blambangan Ekspres.

Baca juga: Banyak Aduan Warga, Wabup Blora Sidak Dapur SPPG Gedang Becici

Berdasarkan data periode 11 hingga 16 Maret 2026, jumlah penumpang yang turun di Stasiun Cepu mencapai 8.505 orang, sementara penumpang yang berangkat tercatat 4.433 orang.

Pada hari terakhir pemantauan, yakni 16 Maret, jumlah penumpang turun mencapai angka tertinggi dengan 1.861 orang, menunjukkan puncak arus kedatangan pemudik.

Menghadapi lonjakan tersebut, KAI Daop 4 Semarang memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal dengan mengedepankan aspek keamanan dan kenyamanan penumpang.

“Kami pastikan layanan tetap aman, lancar, dan nyaman,” tegas Luqman.

KAI juga meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan dan petugas pelayanan di stasiun, guna memastikan kelancaran arus mudik maupun arus balik Lebaran.

Baca juga: RDTR Belum Rampung, DPRD Blora Ingatkan Pentingnya Kepastian Tata Ruang

“Koordinasi dengan berbagai pihak terus kami lakukan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pihak KAI turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mempercayakan perjalanan mudiknya menggunakan kereta api.

“Terima kasih atas kepercayaan masyarakat menggunakan kereta api,” pungkasnya.

 

 

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru