Surabaya, MEMANGGIL.CO - PT PLN (Persero) mempertegas komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri nasional melalui penguatan infrastruktur kelistrikan di Jawa Timur. Komisaris PT PLN (Persero), Jisman Parada Hutajulu, meninjau langsung kesiapan Gardu Induk (GI) 150 kV Bungah di Kabupaten Gresik pada Rabu, 8 April 2026 untuk memastikan keandalan pasokan listrik bagi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik.
GI 150 kV Bungah, yang dikelola oleh PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM), memegang peranan vital sebagai pemasok utama energi listrik bagi Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).
Kawasan ini merupakan pusat industri terintegrasi dengan pelabuhan laut dalam yang menjadi destinasi unggulan investasi domestik maupun mancanegara.
Saat ini, PLN telah menyuplai daya sebesar 194 MW ke kawasan JIIPE melalui GI Bungah. Seiring dengan masifnya pertumbuhan investasi, PLN memproyeksikan lonjakan kebutuhan energi dan menargetkan peningkatan kapasitas pasokan hingga 500 MW pada tahun 2029.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Jisman Parada Hutajulu menekankan bahwa kesiapan sistem kelistrikan adalah kunci utama dalam menarik minat investor.
“PLN harus mampu hadir sebagai enabler pertumbuhan industri. Kesiapan infrastruktur kelistrikan menjadi kunci dalam menarik investasi dan menjaga kepercayaan para pelaku usaha,” kata Jisman dalam keterangan resminya.
Senada dengan hal tersebut, General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengungkapkan,kesiapan jajarannya dalam mengawal keandalan sistem transmisi. Pihaknya fokus pada penguatan infrastruktur serta percepatan proyek pengembangan guna mengakomodasi kebutuhan industri yang terus berkembang pesat di Jawa Timur.
“Kami berkomitmen penuh memastikan keandalan pasokan listrik guna mendukung aktivitas di KEK Gresik. Inovasi dan kolaborasi terus kami lakukan untuk menghadirkan sistem kelistrikan yang andal, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Ika.
Menurutnya, langkah strategis ini, PLN optimistis dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional dengan menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui jaminan ketersediaan energi listrik yang stabil bagi sektor industri strategis.
Editor : B. Wibowo