Dobrak Dominasi Kisah Klasik, 165 Penari Siap Garap Balet Kolosal 'The Lion King' di Surabaya

Reporter : Adji
Ilustrasi Lion King ( Adji/Memanggil.co)

Surabaya, MEMANGGIL.CO  — Dunia seni pertunjukan Jawa Timur akan menyajikan konsep berbeda bulan depan. Sebanyak 165 penari dari berbagai usia bersiap mementaskan pertunjukan balet kolosal bertajuk The Lion King dengan konsep panggung ala Broadway di Gedung Cak Durasim, Surabaya, pada 1 Agustus 2026. 

Langkah ini diambil oleh Premiere School of Ballet untuk mendobrak pasar pertunjukan balet di Indonesia, khususnya Surabaya, yang selama ini dinilai terlalu didominasi oleh kisah-kisah klasik bertema kerajaan Eropa. 

"Banyak penonton mendambakan variasi yang lebih segar dan mampu memancing kekaguman," kata perwakilan lembaga dalam keterangan resminya, Kamis, 9 Juli 2026. 

Adaptasi cerita populer ini menjadi portofolio baru setelah sebelumnya sukses menggarap Moana (2025), Shrek (2017), dan Mulan (2015). 

Selain konsep Broadway, keunikan utama produksi ini terletak pada latar belakang para pemainnya.  

Pementasan ini melibatkan penari dengan rentang usia yang sangat kontras, mulai dari balita berusia 2,5 tahun hingga kelompok dewasa pemula yang baru mempelajari teknik balet dasar dari nol dalam beberapa bulan terakhir. 

Tim pengajar menerapkan metode pendampingan khusus yang disesuaikan dengan kapasitas setiap individu. Proses latihan intensif kini tengah berjalan, berfokus pada penyempurnaan gerakan, sinkronisasi ekspresi wajah, serta pembangunan rasa percaya diri di atas panggung guna menyatukan ratusan penari lintas generasi tersebut. 

Pementasan kolosal ini sekaligus menandai momentum 25 tahun berkiprahnya lembaga pendidikan balet tersebut di Jawa Timur, yang kini telah mengekspansi layanannya dari wilayah Surabaya Timur hingga ke Surabaya Barat dan Malang.
 

Editor : B. Wibowo

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru