Tengah Malam hingga Dini Hari, URC Satreskrim Polres Blora Sisir Jalur Blora-Purwodadi Cegah 3C

Reporter : Redaksi
URC Satreskrim Polres Blora melaksanakan patroli malam minggu cegah 3C di Kunduran. (Istimewa)

Blora, MEMANGGIL.CO - Suasana malam Minggu di Kabupaten Blora mulai berubah ketika waktu memasuki tengah malam. Aktivitas masyarakat berangsur berkurang, arus kendaraan mulai lengang, sementara sebagian warga telah mengakhiri kegiatan dan memilih beristirahat di rumah.

Di tengah situasi tersebut, personel Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal Polres Blora tetap bergerak melakukan patroli. Sejumlah titik di sepanjang jalur Blora-Purwodadi, khususnya wilayah Kecamatan Kunduran, menjadi sasaran pemantauan hingga memasuki dini hari.

Baca juga: Gus Arief dan DPRD Blora Sepakati Arah Anggaran 2026-2027

Patroli menyasar Pertigaan Gagakan Kunduran, kawasan Pasar Kunduran, hingga depan Masjid Baitul Makmur, Desa Klolah. Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).

Fokus utama patroli adalah mencegah tindak kriminalitas 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Zaenul Arifin, mengatakan patroli URC dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan agar potensi tindak pidana dapat ditekan sejak dini.

“Patroli untuk antisipasi 3C,” kata AKP Zaenul Arifin kepada Memanggil.co, Minggu (16/8/2026).

Menurutnya, kehadiran polisi di lapangan tidak hanya diperlukan ketika tindak pidana telah terjadi. Patroli dilakukan untuk menghadirkan personel di tengah masyarakat sekaligus mempersempit peluang terjadinya kejahatan.

“Kami jaga harkamtibmas,” ujarnya.

Malam Minggu menjadi salah satu momentum ketika mobilitas masyarakat masih cukup tinggi. Pada awal malam, warga masih melakukan berbagai aktivitas, baik berkumpul bersama keluarga, bertemu teman maupun melakukan perjalanan menggunakan kendaraan.

Namun, ketika memasuki tengah malam, situasi perlahan berubah. Aktivitas masyarakat mulai menurun dan sejumlah ruas jalan menjadi lebih sepi.

Kondisi tersebut menjadi perhatian personel URC Satreskrim Polres Blora. Kehadiran polisi di lapangan dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih melakukan perjalanan hingga dini hari.

“Kami lakukan patroli malam,” kata AKP Zaenul.

Jalur Blora-Purwodadi di wilayah Kecamatan Kunduran menjadi salah satu rute patroli. Personel menyusuri jalur tersebut sambil memantau kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat di sejumlah titik.

Di Pertigaan Gagakan Kunduran, petugas melakukan pemantauan situasi sekitar. Titik tersebut menjadi bagian dari jalur aktivitas masyarakat sehingga pengawasan tetap dilakukan ketika memasuki jam-jam malam.

Patroli kemudian dilanjutkan menuju kawasan Pasar Kunduran. Lingkungan pasar dan ruas jalan di sekitarnya turut menjadi perhatian untuk memastikan tidak terdapat potensi gangguan keamanan.

Dari kawasan pasar, personel bergerak menuju depan Masjid Baitul Makmur, Desa Klolah. Pemantauan di lokasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian patroli di sepanjang jalur Blora-Purwodadi.

“Personel kami sebar di titik yang perlu dipantau,” ujar AKP Zaenul.

Kehadiran personel di sejumlah titik tersebut juga menjadi bagian dari deteksi dini. Polisi berupaya mengetahui perkembangan situasi di lapangan dan mencegah potensi gangguan sebelum berkembang menjadi tindak pidana.

Antisipasi 3C menjadi perhatian karena kejahatan tersebut dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat, baik secara materi maupun rasa aman.

Curat berkaitan dengan pencurian yang dilakukan dengan pemberatan, curas merupakan pencurian yang disertai kekerasan atau ancaman kekerasan, sedangkan curanmor menyasar kendaraan bermotor milik masyarakat.

Baca juga: Gus Arief Turun Langsung Salurkan Air Bersih, Dua Desa di Blora Ini Terima 10 Tangki

Patroli diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan kewaspadaan di kawasan yang mulai sepi.

“Fokusnya pencegahan,” tegas AKP Zaenul.

Patroli juga tidak sekadar dilakukan dengan melintas dari satu titik ke titik lainnya. Personel turut melakukan pengamatan terhadap kondisi lingkungan, aktivitas warga, serta situasi di sepanjang jalur yang dilalui.

Ketika jalan mulai lengang, kewaspadaan justru tetap diperlukan. Situasi yang tidak biasa maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas menjadi bagian dari perhatian personel di lapangan.

“Kami terus pantau situasi,” katanya.

Memasuki dini hari, kondisi jalur Blora-Purwodadi di wilayah Kunduran semakin tenang. Arus kendaraan berkurang dibandingkan awal malam, sementara sebagian besar masyarakat telah berada di rumah.

Meski demikian, patroli URC Satreskrim Polres Blora tetap berjalan. Kehadiran personel di tengah kondisi jalan yang semakin lengang diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih melintas.

Pada saat yang sama, keberadaan polisi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan agar kondisi jalan yang sepi tidak dimanfaatkan untuk melakukan tindak kriminal.

“Jangan sampai ada celah,” ujar AKP Zaenul.

AKP Zaenul juga mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan keamanan diri, kendaraan dan barang berharga ketika melakukan aktivitas pada malam hingga dini hari.

Baca juga: Kebakaran Warung Geprek di Ngawen Blora Bikin Panik, Api Nyaris Menjalar ke Indomaret

Kendaraan diimbau diparkir di lokasi yang aman dan dikunci dengan baik untuk mengurangi risiko menjadi sasaran pencurian.

Masyarakat juga diminta segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Warga tetap waspada,” pesannya.

Menurutnya, keamanan lingkungan membutuhkan keterlibatan bersama. Kehadiran polisi melalui patroli dapat diperkuat dengan kepedulian masyarakat terhadap situasi di lingkungan masing-masing.

Patroli URC Satreskrim Polres Blora di jalur Blora-Purwodadi tersebut menjadi bagian dari strategi preventif untuk menjaga wilayah Kecamatan Kunduran tetap aman dan kondusif, terutama ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang.

Dari Pertigaan Gagakan Kunduran, kawasan Pasar Kunduran, hingga depan Masjid Baitul Makmur Desa Klolah, personel terus melakukan pemantauan. Sasaran utamanya adalah mengantisipasi 3C sekaligus memastikan harkamtibmas tetap terjaga.

“Kami hadir untuk mencegah,” pungkas AKP Zaenul.

Ketika malam Minggu perlahan bergeser menuju dini hari dan jalan mulai sepi, patroli tetap berlangsung.

Polisi terus bergerak memastikan situasi di jalur Blora-Purwodadi wilayah Kunduran tetap terpantau, sekaligus memberikan pesan bahwa upaya menjaga keamanan tidak berhenti hanya karena sebagian besar warga telah beristirahat.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru